Berita

Lima Aktivis Just Stop Oil yang menempelkan tangannya pada bingkai salinan "The Last Supper" karya da Vinci/Net

Dunia

Rusak Karya Davinci, Lima Aktivis Lingkungan Inggris Didenda Masing-masing Rp 8,8 Juta

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 11:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi protes lima aktivis lingkungan Inggris menggunakan karya pelukis terkenal Leonardo da Vinci untuk menarik perhatian, berakhir dengan penangkapan dan hukuman di pengadilan.

Pada Rabu (8/2), Pengadilan Magistrat Kota London menjatuhkan denda sebesar 588 dolar AS atau setara Rp 8,8 juta kepada lima demonstran dari dari organisasi lingkungan "Just Stop Oil".

Mereka dihukum karena menyebabkan gangguan di Royal Academy London pada Juli lalu dan secara sengaja menempelkan tangan pada bingkai salinan "The Last Supper" karya da Vinci.


Hakim William Nelson mengatakan upaya para aktivis untuk mendapat perhatian dalam menyuarakan aspirasi mereka sangat semberono, apalagi jika sampai merusak karya seni.

"Niat utama mereka adalah untuk mendapatkan perhatian media dan tidak merusak karya seni, tetapi mereka sembrono," kata Nelson, seperti dimuat Al-Arabiya.

Organisasi Just Stop Oil, yang berada di balik banyak aksi tersebut, berusaha untuk mengakhiri persetujuan pemerintah Inggris untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan memproduksi bahan bakar fosil.

Karya Davinci menjadi salah satu target para aktivis, sebelumnya mereka pernah melakukan demo yang sama dengan melempar sup tomat ke salah satu lukisan "Bunga Matahari" Vincent van Gogh di Galeri Nasional London.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya