Berita

Bakal caleg PKS Ahmad Yuhani (kanan) saat bertamu ke Pondok Pesantren Mumtaza, Banjarnegara, Jawa Tengah/Net

Politik

Bakal Nyaleg dari PKS, Ahmad Yuhani Rajin Turun ke Masyarakat di Dapil Jateng VII

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 16:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ahmad Yuhani, salah satu bakal calon legislatif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus memantapkan langkah politiknya dengan rajin turun ke masyarakat jelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Tidak hanya masyarakat di kampung-kampung, Ahmad Yuhani yang bakal maju dari Dapil Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purbalingga, juga menyambangi kiai dan ulama. Salah satunya, adalah mengunjungi Pondok Pesantren Mumtaza di Banjarnegara.

Ahmad Yuhani bersama pengurus Pondok Pesantren Mumtaza berdiskusi mengenai rencananya yang akan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI Jawa Tengah dapil VII.


“Jujur saya merasa sangat terhormat, pengurus pondok pesantren menitipkan banyak nasehat dan pesan bagi saya untuk amanah dalam menjalankan tugas," ujar Yuhani dalam keterangannya, Rabu (8/2).

Selain ke Ponpes Mumtaza, Yuhani juga mengunjungi Panti Asuhan Yatim Piatu PKU Aisyiyah. Dalam kunjungannya ini, dia bertemu dengan pengurus dan berbincang mengenai hal-hal yang dapat dibantu untuk kelancaran operasional panti asuhan.

Setelah melakukan agenda kegiatan sosial di Banjarnegara tersebut, Yuhani mengakhiri rangkaian kunjungan ke kantor DPD PKS Kebumen.

Ketua DPD PKS Kebumen menyambut hangat kedatangan Yuhani. Dia mengaku optimis, dengan gerakan Yuhani dapat membawa kejayaan bagi PKS.

“Saya selaku Ketua DPD PKS menyambut baik kedatangan bapak Yuhani yang insyaAllah akan menjadi tanda bahwa PKS bisa berjaya di Kebumen, karena sudah lama tidak ada caleg DPR RI dari Kebumen,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya