Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Ukraina Segera Kirim Pasukan Pencarian dan Penyelamatan untuk Gempa Turki

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah perangnya dengan Rusia yang belum mereda, Ukraina menjanjikan bantuan kemanusiaan untuk Turki.

Dalam pernyataan yang dimuat di situs resmi pemerintah, Ukraina akan mengirim tim pencarian dan penyelamatan dari Layanan Darurat Negara Ukraina yang terdiri dari 87 orang, seperti dikutip dari Euro News, Selasa (7/2).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menghubungi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menyampaikam duka cita mendalam, sekaligus mengutarakan rencana bantuan.


"Saya menyatakan belasungkawa atas tragedi yang menimpa warga Turki. Saya menginformasikan keputusan untuk mengirim sekelompok penyelamat dan peralatan dari Ukraina ke Turki untuk membantu mengatasi dampak gempa," kata Zelensky.

Tim penyelamat akan tiba di wilayah terdampak gempa secepatnya, kata Zelensky.

Gempa berkekuatan 7,8 SR menerjang Turki pada Senin dini hari (6/2). Getarannya yang dahsyat dirasakan oleh negara-negara tetangga. Suriah menjadi tetangga paling dekat dan paling terimbas dengan jumlah korban yang terus meningkat.

Total korban tewas di Turki dan Suriah sampai dengan Selasa malam telah mencapai 5. 261 seperti dilaporkan CNN.

Setelah gempa besar Senin pagi, setidaknya ada 100 gempa susulan yang kekuatannya hampir sama dengan gempa pertama, menurut Survei Geologi AS.

Pada Selasa pagi, masyarakat di Kyiv meletakkan bunga dan lilin di Kedutaan Besar Turki untuk memberikan penghormatan kepada para korban gempa.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya