Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan/Ist

Politik

Prabowo: Kita Harus Mengakui Prestasi Presiden-presiden Sebelumnya

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 20:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra yang genap berusia 15 tahun, mampu menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik. Salah satunya, ketia Partai Gerindra memutuskan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju di bawah komando Presiden Joko Widodo.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (6/2).

"Bahwa kita pernah rival dengan Pak Joko Widodo, tetapi di ujungnya demi kepentingan yang besar, demi kepentingan Tanah Air yang kita cintai, beliau berjiwa besar mengajak saya dan saya tidak ragu-ragu menerima ajakan itu," tegas Prabowo.


Prabowo Subianto yang dipercaya menjabat Menteri Pertahanan melanjutkan, memang ada yang kecewa dengan keputusan tersebut, namun dia tak mempersoalkan hal itu.

Prabowo menambahkan, Partai Gerindra siap melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh Presiden Jokowi. Menurutnya, di setiap pemerintahan ada banyak keberhasilan dan juga ada kekurangan.

"Mari kita tutup kekurangan-kekurangannya. Setiap kemajuan, bukan tanpa dasar. Bung Karno yang merintis pembangunan, Pak Harto melanjutkan. Bung Karno merintis jatiluhur, Pak Harto meneruskan dan meresmikan, Bung Karno merintis krakatau steel, Pak Harto meneruskan meresmikan," papar Menhan itu.

"Demikian semua presiden kita punya jasa, harus kita akui dan kita membangun di atas prestasi-prestasi presiden sebelumnya," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya