Berita

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

Tak Ada Kaitan dengan Kasus Formula E, Ini Cerita Ali Fikri Rekan Seangkatan Fitroh

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 17:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kembalinya Direktur Penuntutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto ke Kejaksaan Agung (Kejagung) sama sekali tidak ada kaitannya dengan penyelidikan soal Formula E. Mengingat, tahapan penyelidikan masih jauh dari tahap penuntut.

Hal itu ditegaskan Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri terkait masih adanya pihak-pihak yang mengkaitkan kembalinya Fitroh ke Kejagung karena penyelidikan Formula E.

"Proses penyelidikan masih terus dilakukan, dan itu tentu di bawah kendali Direktorat Penyelidikan, jadi Direktur Penyelidikan kan yang bertanggung jawab langsung dari proses-proses itu. Pak Fitroh merupakan Direktur Penuntutan yang tentu itu membawahi banyak Jaksa Penuntut Umum ketika berkas perkara harus dibawa pada proses persidangan. Sehingga kemarin sesungguhnya sudah jelaskan dengan clear bahwa ini tidak ada kaitannya dengan proses penyelidikan Formula E," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin sore (6/2).


Ali yang juga berlatarbelakang Jaksa ini, bahkan satu angkatan dengan Fitroh di KPK yang mengabdi di KPK selama 11 tahun lebih ini mengungkapkan bahwa, Fitroh sudah mengusulkan untuk berkarir di Kejagung sejak tahun lalu.

"Kemudian lalu di bulan kemarin di awal beliau harus kembali selesai penugasan di KPK dan berkarir di Kejaksaan Agung, dan tidak hanya sendiri, ada Jaksa senior juga yang bertugas di Koordinasi Supervisi. Bersama-sama dengan beliau juga yang sama-sama 11 tahun 4 bulan dan 21 hari," kata Ali.

Selain itu, Ali juga merespon pernyataan mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto (BW) yang mengaku ada komunikasi dengan Fitroh. Yakni terkait pernyataan "keluar dengan tersenyum, tetapi dengan menegakkan kepala".

"Memang kalimat itu saya sudah dengar sebelumnya oleh Pak Fitroh ketika kami satu angkatan bertemu dengan beliau sebagai perpisahan dan pelepasan. Termasuk disampaikan juga di acara pelepasan di lantai 15 bersama dengan Ketua, seluruh pimpinan dan juga seluruh struktural di KPK dengan suasana keakraban, suasana kekeluargaan," jelas Ali.

Ali menjelaskan, bahwa maksud Fitroh adalah, sedih karena harus berpisah dengan teman-teman di KPK, dan menegakkan kepala karena bangga bisa bergabung dengan KPK. Apalagi, Fitroh telah banyak berkarya di KPK, termasuk karya pedoman penuntutan.

Karena memang sekali lagi permintaan beliau dia harus kembali berkarir, kemudian di sini juga sudah di antar oleh Sekjen menghadap Kejaksaan Agung sebagai apresiasi atas kinerja dari yang bersangkutan. Jadi kami mohon dan berharap, termasuk pada masyarakat, jangan kemudian terus menerus menarasikan dikaitkan dengan Formula E dan lain-lain yang kontradiktif dengan fakta-fakta yang ada, tidak sesuai dengan fakta-fakta yang ada sebagaimana dalam pemberitaan," pungkas Ali.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya