Berita

Vladimir Putin dan Naftali Bennett selama pertemuan di Sochi, pada 22 Oktober 2021/Net

Dunia

Mantan PM Israel: Putin Janji Tidak akan Membunuh Zelensky

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu mediator perang Moskow dan Kyiv, yaitu mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin pernah berjanji tidak akan membunuh pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky.

Berbicara di podcast dengan jurnalis Israel Hanoch Daum, yang diterbitkan pada Minggu (5/2), Bennett mengatakan dia menerima jaminan dari Putin selama kunjungan rahasianya ke Moskow di awal-awal invasi yang bertujuan untuk mediasi, bahwa nyawa presiden Ukraina tidak dalam bahaya.

"Saya bertanya, 'Apakah Anda berencana untuk membunuh Zelensky?' Dia berkata: 'Saya tidak akan membunuh Zelenskiy'," kata Bennett, seperti dikutip dari The Guardian, Senin (6/2).


Bennett mengatakan dia telah memberi tahu Zelensky tentang janji Putin.

"Dengar, saya keluar dari rapat, dia tidak akan membunuhmu," kata Bennet kepada Zelensky.

"Dia bertanya: 'Apakah kamu yakin?' Saya berkata '100 persen dia tidak akan membunuhmu," ujarnya.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menanggapi wawancara tersebut. Lewat cuitannya di Twitter pada Minggu ia mengatakan semua tetap harus waspada dengan Putin.

"Jangan tertipu: Dia (Tuan Putin) adalah ahli pembohong," kata Kuleba, menambahkan tudingannya bahwa Putin mudah untuk mengabaikan setiap janji-janjinya.

Bennett terbang ke Moskow untuk bertemu Putin selama Sabat Yahudi dan menempatkan dirinya di garis depan upaya global untuk menghentikan perang. Tapi upaya Bennet mendamaikan Rusia-Ukraina di masa kekuasaannya yang singkat, nampaknya gagal.

Bennet adalah pemimpin yang berpihak barat pertama yang bertemu Putin di Moskow, yang berusaha menyeimbangkan kebutuhan Israel akan kerja sama Rusia untuk operasi militernya di Suriah.

Usai perannya digantikan oleh Benjamin Netanyahu, Bennett memutuskan menjauh dari politik dan kembali menjadi warga negara biasa.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya