Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri tengah berbincang dengan CEO RMOLNetwork Teguh Santosa di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur/RMOL

Hukum

Firli Bahuri: Resiko Apapun Saya Akan Hadapi

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 02:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tahun 2023 merupakan tahun terakhir Firli Bahuri menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tepatnya 20 Desember mendatang, pensiunan jenderal polisi bintang tiga itu selesai mengabdi untuk membebaskan Indonesia dari praktik korupsi.

Tiga tahun sudah berjalan, telah banyak torehan karya untuk lembaga antirasuah yang dipimpinnya.

Tiga tahun baginya bukan hanya sekedar angka namun penuh makna. Firli sadar langkahnya tak selalu mulus, melawati jalan berliku, terjal dan tak jarang dihantam badai demi sebuah cita-cita, yakni mewujudkan peradaban di negara tercinta tanpa korupsi.


Bagi Firli, apapun yang dilakukan hari ini, akan mempengaruhi masa yang akan datang. Seperti apa yang dikatakan Mahatma Gandhi “the future, depend on what do in the present”.

“Kita juga harus meyakini bahwa jutaan langkah tergantung pada langkah pertama,” kata Firli saat menyempatkan hadir ramah tamah di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu malam (4/1).

Oleh karenanya, setiap langkahnya dalam memimpin institusi KPK, secara keseluruhan akan dipertanggungjawabkannya. Firli memastikan tidak akan pernah menghindar dari tanggung jawab sebagai ketua dan pimpinan KPK.

“Saya akan selalu bertanggungjawab dan tidak akan pernah menghindar,” tegasnya.

Pria yang lahir di Dusun Lontar, Ogan Komering Ulu ini bahkan merelakan nyawanya dipertaruhkan demi menjalankan tugas sebagai Ketua KPK. Hal ini setidaknya telah dibuktikan saat melakukan penegakan hukum terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe.

Penanganan hukum yang penuh dengan resiko tersebut diambil Firli sebagai bukti tanggung jawab ketua lembaga antirasuah. Kendati, Firli dapat tudingan miring  one man show.

“Nyawapun saya korbankan untuk melaksanakan tugas. Enggak ada yang mau ke Papua karena takut, saya yang ambil alih tanggung jawab. Walaupun labeling dan komentar tak bisa dihindari termasuk one man show,” ungkap dia.

“Resiko apapun saya akan hadapi karena itu lebih baik. Resiko paling besar akan datang jika tidak mengambil resiko apapun,” tegasnya menambahkan.

Karena pada prinsipnya, setiap tugas harus terlaksana dengan baik. Bukan justru menghindari apalagi melepas tanggung jawab. Firli sadar, upayanya menegakan hukum terhadap siapapun yang melakukan korupsi tak jarang mendapat kritik bahkan caci maki. Namun dirinya tak pernah berpikir untuk membalas apalagi sakit hati.

“Karena tidak ada hak bagi saya untuk melakukan pembalasan. Karena sesungguhnya hanya tuhan yang memiliki hak mutlak untuk memberi pembalasan,” ujar dia.

Menurut Firli, ketika seorang mampu memaafkan dan tersenyum kepada orang yang memfitnah, disaat itulah orang tersebut telah membuktikan jauh lebih baik dari meraka.

"Selama kita berada di jalan yang benar, maka kata hinaan itu akan kembali sebagai jerat bagi pemiliknya," imbuh Firli.

Meski telah di akhir masa jabatan, Firli masih optimis untuk bisa menghibahkan diri, memberikan karya, gagasan dan ide bagi kabaikan negeri.

“Umur ada keterbatasan, tapi mari kita tetap semangat, karena terbiasa menghadapi derasnya hujan dan badai, jadi jangan pernah menggigil karena hujan gerimis,” demikian Firli Bahuri.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya