Berita

Saleh Daulay (depan keempat dari kiri) bersama Rahimandani (depan kelima dari kiri) saat masih menjabat pengurus Pemuda Muhammadiyah/Net

Politik

Saleh Daulay Yakin Polri Bisa Ungkap Siapa Penembak Rahimandani

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 15:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabar penembakan terhadap mantan Sekretaris Jenderal PP Pemuda Muhammadiyah, Rahimandani turut membuat politisi PAN, Saleh Partaonan Daulay terkejut. Dia tidak menyangka ada pihak-pihak yang berani secara sadis melukai rekannya itu.

Saleh Daulay dan Rahimandani merupakan duet ketua umum dan sekjen PP Muhammadiyah pada periode 2010 hingga 2015.   

Baca: Pimpinan RMOL Bengkulu Ditembak Orang Tidak Dikenal

 

 
“Saya terkejut. Sebab setahu saya saudara Rahimandani ini orang yang baik. Dia memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang yang di lingkarannya hingga dengan masyarakat sekitarnya,” tegas Saleh Daulay kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu, Jumat (3/2).

Saleh Daulay turut mendorong pihak kepolisian untuk segera menelusuri latar belakang adanya penembakan tersebut. Apalagi, penembakan tersebut terlihat bukan main-main. Sebab ada tiga titik dari tubuh Rahimandani yang terkena tembakan.

“Kelihatan itu mau menghabisi itu,” sambungnya.

Saleh Daulay menaruh keyakinan bahwa pihak kepolisian bisa segera mengungkap insiden penembakan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal itu.

“Dan saya yakin dengan instrumen yang dimiliki kepolisian saat ini dengan alat-alat yang mereka miliki maupun intelijen dan lain-lain saya kira ini bisa diungkap oleh pihak kepolisian,” tegasnya.

Baca: Cak Nanto Kutuk Keras Penembakan terhadap Mantan Sekjen Pemuda Muhammadiyah

Kronologi penembakan bermula saat Rahimandani sedang berjalan dari rumahnya di Gang Kinal Baru, Kelurahan Pematang Gubernur, Kota Bengkulu, menuju Masjid Al Iman. Dalam perjalanan, dia sempat berpapasan dengan kedua pelaku. Setelah melewati Rahimandani, pengendara sepeda motor berbalik arah, dan kembali mendekatinya, lalu melepaskan tembakan.

Saat ini Rahimandani sedang berada di RS Raflesia, Bengkulu.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya