Berita

Global

Disemprit Turki, Polisi Norwegia Keluarkan Larangan Protes anti-Islam dan Rencana Aksi Bakar Al Quran di Oslo

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 09:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Atas alasan keamanan, pihak kepolisian Norwegia memutuskan untuk melarang aksi demonstrasi yang semula direncanakan di luar Kedutaan Turki di Oslo pada Jumat (3/1) waktu setempat.

Sebelumnya, koran Norwegia Verdens Gang melaporkan bahwa sekelompok pengunjuk rasa anti-Islam berencana untuk membakar Al-Qur'an pada demonstrasi tersebut, menggemakan peristiwa serupa pekan lalu di Swedia dan Denmark.

"Polisi menekankan bahwa membakar Al Quran adalah pernyataan politik yang sah di Norwegia, tetapi acara ini tidak dapat dilanjutkan karena masalah keamanan," kata Inspektur Polisi Oslo Martin Strand dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP.


Informasi tentang aksi demonstrasi dengan membakar salinan Al Quran ini diketahui oleh Turki.  Kementerian Luar Negeri Turki kemudian memanggil duta besar Norwegia untuk menyatakan kemarahannya karena acara tersebut telah diberi lampu hijau oleh otoritas Norwegia.

Kementerian Luar Negeri Norwegia kemudian menuntut demonstrasi dibatalkan, mengungkapkan bahwa Ankara telah memperingatkan bahwa itu adalah "tindakan provokatif".

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya