Berita

Mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang/Net

Politik

Mantan Anggota KPK Sudah Terawang Anies jadi Capres Sejak 4 Tahun Lalu

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 01:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penerawangan tentang sosok yang akan menjadi calon presiden (capres) untuk tahun politik 2024 sudah dilakukan mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang. Di mana dia meyakini Anies Baswedan akan menjadi capres dan bahkan terpilih oleh rakyat untuk menggantikan Presiden Joko Widodo.

“Karena memang salah satu tugas di background saya dulu adalah melihat tokoh-tokoh, sehingga waktu saya di KPK dulu menyimpulkan, 4 tahun yang lalu, ini (Anies) pasti nanti bakal jadi (calon) presiden,” ujar Saut dalam acara launching KIB (Kuning, Ijo, Biru) bertajuk “Anies Baswedan Presiden 2024: Menghadirkan Keadilan Sosial" di Jakarta, Rabu (1/2).

Saut menegaskan, dirinya memang bukan tokoh politik. Akan tetapi, terpanggil untuk mendukung sosok yang memiliki kemampuan untuk memperbaiki kondisi bangsa Indonesia sekarang ini.


“Ngapain Saut di sini, apa urusannya? Urusannya memilih presiden yang berintegritas lah,” sambungnya menegaskan.

Ia mengaku ditanya mengenai tolok ukur figur yang berintegritas. Jawabnya, salah satu kriteria yang pas adalah memiliki kemampuan untuk menjawab tantangan kondisi ketidakpastian sekarang ini.

“Integritas yang teruji dari yang ada sekarang ini siapa? Bagaimana bisa memastikan beliau ini bisa memimpin Indonesia untuk membawa keadilan sosial yang kita mintakan itu, kalau kita lihat medan perangnya sekarang ini sangat sulit.

Lebih lanjut, meski Saut tidak secara gamblang menyebut nama Anies, namun ia mengenal mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai sosok yang memiliki integritas.

“Selama sekian tahun saya di KPK kan mengamati, dan kebetulan background saya banyak. Jadi saya memetakan seseorang secara detail, baik itu dengan peralatan maupun seterusnya,” demikian Saut menambahkan. 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya