Berita

Guruh Tirta Lunggana/Net

Politik

Jika Jabatan Tirta Tak Dikembalikan, Loyalis Haji Lulung Siap Mundur dari Kepengurusan PPP DKI

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 09:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah petinggi DPW Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta mendesak Plt Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono, mengangkat kembali Guruh Tirta Lunggana sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta.

Demikian penegasan Dewan Pertimbangan Wilayah (Wantimwil) PPP DKI Jakarta, Maman Firmansyah, yang sekaligus juga meralat pernyataan Guruh Tirta Lunggana telah mundur dari PPP.

Lanjut Maman, sejumlah politisi PPP DKI Jakarta membuat surat bersama untuk mengaspirasikan Guruh Tirta Lunggana sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Surat bersama itu ditandatangani dirinya, pimpinan DPC PPP se-Jakarta, dan petinggi PPP DKI Jakarta lainnya.


"Saya ada di dalam bagian Tirta. Bagi saya, itu bukan mundur. Sebelumnya itu, ada surat yang ditujukan kepada DPP sebagai aspirasi, koreksi, atas keputusan DPP. Aspirasi itu menghendaki Tirta sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta," ujar Maman, seperti diwartakan Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (1/2).

Menurut pria yang akrab disapa Haji Maman ini, dalam surat bersama yang ditandatangi loyalis almarhum Haji Lulung itu, dicantumkan juga sikap untuk DPP PPP. Jika aspirasi itu tidak dikabulkan, tegas Haji Maman, maka pihak yang bertandatangan itu akan mundur dari kepengurusan PPP.

"Apabila aspirasi (Tirta Lunggana sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta) itu tidak terkabulkan, baru itu ada statement keinginan mundur dari kepengurusan. Kalau bersyarat kan belum mundur, surat itu masih berproses," tutur Haji Maman.

Dia memastikan, surat bersama itu sifatnya aspirasi dan koreksi terhadap keputusan Plt Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono. Hingga saat, katanya, DPP PPP belum memberikan respons atas surat bersama dari petinggi PPP DKI Jakarta itu.

"Baru dua tiga hari, belum seminggu. Itu kan berproses, DPP juga mengambil keputusan tidak gegabah. Harus dirapatkan dulu, diplenokan dulu. Apalagi itu menyangkut struktur. Aspirasi yang menjadi bagian bergaining politik kan sah-sah saja. Itu bagian dari komunikasi politik yang harus dibangun," terangnya.

Anak almarhum Abraham Lunggana (Haji Lulung), Guruh Tirta Lunggana, memang sempat menyatakan telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta.

Tirta Mundur setelah Muhammad Mardiono menerbitkan Surat Keputusan (SK) Perubahan Pengurus DPW PPP Provinsi DKI Jakarta dengan Nomor 0790/SK/DPP/W/I/2023 yang menggantikan Tirta sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta oleh Syaiful Rahmat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya