Berita

Wakil Kepala Posko (Wakaposko) Presisi Polri Kombes Indarto (tengah) saat acara pelantikan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Menggugat (YLBHIM) di Hotel Diradja, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (31/1)/RMOL

Presisi

Program “Jumat Curhat” Panen Apresiasi, Kapolri Sampai Dipanggil Presiden

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 14:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri ternyata punya program yang cukup aspiratif yakni “Jumat Curhat”. Jumat Curhat ini merupakan program untuk menampung langsung aspirasi masyarakat kepada polisi.

Wakil Kepala Posko (Wakaposko) Presisi Polri Kombes Indarto menuturkan, program "Jumat Curhat" ini mulanya diadakan di sebuah Polres, namun lantaran program itu bagus kemudian diadopsi oleh Kapolri untuk diimplementasikan ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Intinya kita memaksa kasatwil kapolda kapolres untuk menyiapkan waktu bertenu langsung masyarakat secara informal dan menampung semua keluhan masukan dan ktitik untuk perbaikan kita,” kata Indarto dalam sambutannya seusai acara pelantikan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Menggugat (YLBHIM) di Hotel Diradja, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (31/1).


Indarto menyebut, program Jumat Curhat ini sangat mendapat perhatian dari banyak pihak termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Bapak presiden memanggil langsung Bapak Kapolri untuk memberikan apresiasi ini dan dilanjutkan perintah presiden, dan ini kita lanjutkan di 2023 ini,” tuturnya.

Indarto menambahkan, belakangan justru lebih banyak aspirasi masyarakat yang diterima dalam kegiatan "Jumat Curhat" ketimbang yang masuk ke WhatsApp milik polres maupun polda.

"Bahkan sampai minggu lalu sudah ada 29.414 jumat curhat yang sudah kita kategorisasikan, mulai yang remeh-remeh misalnya ada motor "breng-breng" sampe mengeluh kegiatan tetangga tiap malem. Ini ditindaklanjuti dengan cepat, ternyata efeknya bagus," tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya