Berita

Ketua KASN, Agus Pramusinto (kedua dari kanan) dalam jumpa pers usai Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Bawaslu RI/RMOL

Politik

KASN Catat Tren Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN Meningkat Jelang 2024

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 13:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilu Serentak 2024 ikut dipelototi oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), apalagi mendekati Pemilu Serentak 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketua KASN, Agus Pramusinto dalam jumpa pers usai Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pengawasan Netralitas ASN pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (31/1).

"Menjelang tahun Pemilu 2024, tren pelanggaran netralitas ASN sudah mulai meningkat," ujar Agus.


Berdasarkan data pengawasan KASN pada tahun lalu, Agus menuturkan bahwa sudah terdapat ASN yang melanggar netralitas.

"Kalau kita lihat data KASN tahun 2022, terdapat 15 ASN yang melanggar netralitas yang mengarah pada kontestasi politik Tahun 2024," urainya.

Meski secara kuantitatif tidak banyak, akan tetapi hasil pengawasan itu bisa menjadi gambaran tentang potensi pelanggaran ASN meningkat saat mendekati hari pemungutan suara Pemilu Serentak 2024.

"Angka ini tentu saja berpotensi meningkat pada tahun 2023, seiring bergulirnya tahapan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan serentak (tahun 2024)," katanya.

"Sehingga saya kira KASN dan Bawaslu perlu berupaya terus meningkatkan pengawasan netralitas ASN," demikian Agus menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya