Berita

Gubernur Papua, Lukas Enembe di Gedung Merah Putih KPK RI/RMOL

Hukum

Diperiksa sebagai Saksi, Lukas Enembe Dikorek Soal Dokumen Pengadaan Infrastruktur Papua

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 10:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Provinsi Papua terus digali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru, KPK telah memeriksa Gubernur Papua, Lukas Enembe pada Senin (30/1).

Lukas Enembe diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka pemberi suap Rijatono Lakka.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, Lukas didalami pengetahuannya antara lain terkait konfirmasi berbagai barang bukti dokumen yang sebelumnya telah disita oleh tim penyidik.


"Antara lain SK sebagai Gubernur dan dokumen pengadaan infrastruktur," kata Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (31/1).

Rijatono Lakka merupakan direktur dan pemegang saham PT Tabi Bangun Papua (TBP) yang kini sudah ditahan KPK. Lukas Enembe disebut telah menerima uang suap Rp 1 miliar dari Rijatono, dan uang Rp 10 miliar sebagai gratifikasi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya