Berita

Ribuan umat Islam di Kota Tasikmalaya menggelar demo di Jalur Batu Andesit, Taman Kota, Tasikmalaya, Jawa Barat/RMOLJabar

Nusantara

Turun ke Jalan, Umat Muslim Tasikmalaya Minta Indonesia Putus Hubungan dengan Swedia

SABTU, 28 JANUARI 2023 | 02:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ribuan umat Islam di Kota Tasikmalaya menggelar demo di Jalur Batu Andesit, Taman Kota, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (27/1).

Sekretaris Al Mumtaz Abu Hazmi mengatakan, aksi ini merupakan respons daripada tindakan yang dilakukan Rasmus Paludan di Swedia terkait pembakaran Al Quran di depan kedutaan besar Turki di Stockholm Swedia pada 21 Januari lalu.

"Kami sebagai warga muslim Tasikmalaya, Jawa Barat dan seluruh dunia merespons tindakan yang keji tersebut. Karena ini berkaitan dengan kitab suci yang diagung-agungkan kita," kata Abu Hazmi dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan pernyataan sikap dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Kedua bahasa digunakan agar pesan tersampaikan dan didengar dunia.

"Agar tersampaikan dan didengar dunia. Point utamanya adalah mengecam tindakan tersebut, menuntut kepada pemerintah Swedia dan PBB serta Indonesia untuk melakukan tindakan tegas sesuai undang-undang yang berlaku," ujar Abu Hazmi.

Menurutnya, seperti di Indonesia, bisa jadi ada keputusan untuk memutus hubungan internasional dengan Swedia, atau PBB memberikan peringatan kepada orang tersebut.

"Itu yang paling penting dan mengajak kepada sahabat muslimin agar lebih perhatian terhadap agamanya dan Al Quran kitab suci kita. Sehingga ketika ada hal-hal yang melecehkan Alquran mereka siap bangkit, siap melakukan gerakan," katanya.

Tak hanya melakukan orasi dan seruan dari para tokoh ulama, mereka pun sempat baca Al Quran bersama juz 30, dzikir bersama dan terakhir melakukan longmarch keliling wilayah Kota Tasikmalaya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya