Berita

Dunia

Tokoh Senior ISIS Tewas dalam Operasi Militer Pimpinan AS di Somalia

JUMAT, 27 JANUARI 2023 | 09:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok militan Negara Islam (IS) kembali kehilangan salah satu pejabat senior mereka setelah operasi militer pimpinan Amerika Serikat berhasil melumpuhkannya di wilayah Somalia utara.

Menurut keterangan pejabat senior AS pada Kamis (26/1), Bilal al-Sudani, fasilitator keuangan utama untuk organisasi teroris ISIS, tewas dalam operasi khusus di kompleks gua pegunungan.

Pejabat senior dengan sarat anonimitas mengatakan operasi itu dilakukan setelah pada pekan lalu Presiden Joe Biden diberi pengarahan minggu lalu tentang misi yang sudah direncanakan selama berbulan-bulan.


"Sudani, yang telah berada di radar pejabat intelijen AS selama bertahun-tahun, memainkan peran kunci dalam membantu mendanai operasi ISIS di Afrika serta cabang teroris ISIS-K yang beroperasi di Afghanistan," kata para pejabat tersebut, seperti dikutip dari AFP, Jumat (27/1).

Dia awalnya mendapat sanksi Departemen Keuangan pada tahun 2012 atas perannya di kelompok al-Shabab, organisasi teroris lainnya yang beroperasi di Somalia.

"Mengingat lokasi operasi yang terpencil, penilaiannya adalah tidak ada warga sipil yang terluka atau terbunuh. Melindungi warga sipil tetap menjadi bagian penting dari operasi komando untuk meningkatkan keamanan yang lebih besar bagi semua orang Afrika," kata Komando Afrika AS dalam sebuah pernyataan.

Operasi itu dilakukan beberapa hari setelah Komando Afrika mengatakan telah melakukan serangan pertahanan diri kolektif di timur laut Mogadishu, ibu kota, dekat Galcad. Dalam insiden itu, pasukan Tentara Nasional Somalia terlibat dalam pertempuran sengit menyusul serangan yang berkepanjangan dan intens oleh lebih dari 100 pejuang al-Shabab.

AS memperkirakan sekitar 30 pejuang al-Shabab tewas dalam operasi tersebut.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya