Berita

Tentara Mali dari Baterai Artileri 614 saat sesi pelatihan howitzer D-30 dengan Misi Pelatihan Uni Eropa (EUTM) di kamp Sevare, wilayah Mopti, di Mali/Net

Dunia

Dokter WHO Diculik di Basis Militan Mali

RABU, 25 JANUARI 2023 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang dokter yang bekerja untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjadi korban penculikan penyerang tak dikenal di wilayah Mali timur.

WHO mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (24/1) bahwa Mahamadou Diawara diculik dari mobilnya pada Senin di kota Menaka, yang terletak di wilayah timur, tempat aktivitas kelompok jihad yang terkait dengan al Qaeda dan Negara Islam.

Sopir yang mendampingi Diawara juga dilaporkan sempat mendapat serangan, sebelum kemudian ditinggalkan di tempat kejadian.


"WHO bekerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk menyelidiki penculikan itu dan memastikan kolega kami segera kembali ke keluarganya," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari SWI, Rabu (25/1).

Diawara dikirim ke Menaka pada awal tahun 2020. Ia telah memimpin upaya penyediaan perawatan medis bagi masyarakat terpencil yang berisiko mengalami kekerasan.

Mali saat ini sedang memerangi pemberontakan yang dilakukan kelompok jihadis Islam yang merajalela. Sebagian besar wilayah di Sahel bahkan telah dikuasai para militan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya