Berita

Ketua Umum GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf Martak/Net

Politik

Buntut Pembakaran Al Quran, GNPF Ulama Lakukan Konsolidasi Sebelum Geruduk Kedubes Swedia

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 13:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aksi pembakaran Al Quran di Swedia membuat geram Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama). Dalam waktu dekat mereka akan menunjukkan sikap tegas terkait insiden tersebut, termasuk untuk menggeruduk Kedutaan Besar (Kedubes) Swedia di Indonesia.

Dijelaskan Ketua Umum (Ketum) GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf Martak, saat ini pihaknya sedang melakukan konsolidasi dengan berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam lainnya untuk menyikapi aksi pembakaran Al Quran di Swedia pada Sabtu (21/1).

"Sementara agendanya belum ditentukan. Akan diinfo kalau sudah ada," ujar Yusuf Martak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/1).


Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustaz Novel Bamukmin mengatakan, umat Islam di Indonesia diyakini akan turun ke jalan untuk mengggelar aksi unjuk rasa terkait aksi pembakaran Al Quran di Swedia.

"Kami dari PA 212 jelas mengecam keras aksi barbarisme manusia primitif di Swedia di saat putusan PBB untuk memerangi Islamophobia. Sesegera mungkin akan mengadakan aksi di depan Kedubes Swedia untuk meminta pemerintah Swedia menindak dengan tegas pelaku pembakaran Al Quran," tegas Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/1).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya