Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Angka Kemiskinan Ekstrem di Jateng Masih Tinggi, Ganjar Kurang Layak Jadi Capres

SENIN, 23 JANUARI 2023 | 10:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Impian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dimajukan sebagai calon presiden (capres) oleh PDI Perjuangan pada 2024, dinilai bertolak belakang dengan kenyataan ekonomi masyarakat di daerah yang dipimpinnya.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai kinerja Ganjar Pranowo selama dua periode tak memberikan kesejahteraan yang maksimal kepada masyarakat Jawa Tengah.

"Ganjar pun masih banyak permasalahan di Jawa Tengah. Di sisa masa jabatannya, angka kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah masih tinggi yakni sebesar 1,97 persen, berdasarkan data BPS Jawa Tengah," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/1).


Efriza mencatat, sudah 9 tahun Ganjar Pranowo memimpin Jawa Tengah, atau sejak 2013 silam, ekonomi warga di sana belum diperbaiki secara signifikan.

"Artinya secara individu, Ganjar tidak dalam posisi kandidat (capres bagi PDIP) yang amat berhasil dan berkualitas," tuturnya.

Maka dari itu, dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Sutomo ini melihat ada ketidaksesuaian antara hasil survei yang menempatkan Ganjar di urutan atas dengan hasil kerjanya sebagai Gubernur Jawa Tengah.

"Ganjar layak diusung ketimbang Puan Maharani, dari segi elektabilitas. Tetapi dengan klaim ia telah berhasil menuntaskan angka kemiskinan, hal ini masih bisa diperdebatkan," demikian Efriza.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya