Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Muslim Arbi: Kasus PKI, Bukti Jokowi Mulai Melawan Megawati Soekarnoputri

MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 16:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo dianggap mulai melawan kepada Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri karena sempat dipermalukan di acara HUT ke-50 PDIP beberapa waktu lalu.

Perlawanan itu dilakukan dengan cara mengakui dan meminta maaf atas pelanggaran HAM masa lalu.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, sikap Jokowi itu bertolak belakang dengan Megawati yang pernah menyatakan antikomunis, sementara Jokowi mengakui pelanggaran HAM masa lalu.


"Jokowi mengakui pelanggaran HAM masa lalu. Sama saja dengan memaafkan PKI. Seperti yang disampaikan oleh mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Terlihat Jokowi mulai melawan Mega," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/1).

Selain itu kata Muslim, pengakuan pelanggaran HAM masa lalu oleh Jokowi dipastikan menyalahkan ABRI dan umat Islam. Sehingga, hal tersebut sangat berbahaya.

"Di balik ini terlihat Jokowi mengadu domba? Dan bisa terjadi akan memancing konflik horizontal antara sesama anak bangsa. Dan ini pasti mempermalukan dan menyudutkan ABRI. Pernyataan Jokowi itu melawan Megawati, ABRI/TNI dan umat Islam," kata Muslim.

Muslim pun mulai mempertanyakan apakah yang dilakukan Jokowi seolah membangkitkan PKI secara terencana dan sistematis.

Ia menyarankan Jokowi segera meralat pernyataan soal HAM masa lalu dan minta maaf kepada Megawati, ABRI/TNI, dan umat Islam.

"Jika tidak dianggap mengoyak luka sejarah yang perlahan sembuh. Akankah jelang tahun politik ini Jokowi lakukan design kegaduhan sosial politik baru untuk meraup keuntungan?" sambung Muslim menutup.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya