Berita

Hamida menggelar deklarasi One Color Hamida 2024 untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP)/RMOL

Politik

Bertepatan HUT ke-50, Alumni Miftahul Huda Deklarasi One Color 2024 untuk PPP

MINGGU, 22 JANUARI 2023 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida) menggelar deklarasi “One Color Hamida 2024 untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP)”. Kegiatan tersebut, digelar di sela perayaan HUT ke-50 PPP di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengatakan, dukungan tersebut dia terima saat melakukan silaturahmi bersama kiai, santri, dan perwakilan alumni salah satu pondok pesantren tertua di Tasikmalaya itu.

“Sebelumnya pada Pemilu lalu banyak alumni yang masih berjuang di partai lain. Namun, kali ini sepakat one color dan satu tujuan menjemput kemenangan melalui PPP,” ujar Mardiono dalam keterangannya, Minggu (22/1).


Mardiono menyampaikan, PPP akan terus secara masif mengumpulkan keluarga besar partai berlambang kabah di seluruh Tanah Air untuk berjuang bersama merebut kejayaan pada Pemilu 2024.

“Karena waktu sudah sekitar 380 hari (jelang Pemilu), oleh karena itu kami secara masif mengumpulkan keluarga besar. Baik di tingkat atas, menengah, ke bawah, bahkan sampai ke desa akan kami kumpulkan untuk satu tujuan berjuang bersama PPP,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Miftahul Huda KH Asep Maoshul Affandy mengatakan bahwa PPP perlu dimenangkan karena merupakan partai berbasis Islam. Ia pun yakin PPP bisa membawa kehendak dan aspirasi umat Islam.

“Saya yakin PPP akan membawa apa kehendak umat Islam. Itulah mengapa kami Ponpes Miftahul Huda sepakat untuk one color bersama PPP di 2024,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya