Berita

Global

Longsor Salju di Tibet Tewaskan 8 Orang, Penyelamatan Masih Terus Berlangsung

KAMIS, 19 JANUARI 2023 | 12:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sedikitnya delapan orang tewas tertimbun ketika bencana longsor salju menerjang Kota Nyingchi, wilayah barat daya Tibet pada Selasa malam (17/1) waktu setempat. Sejumlah orang juga dilaporkan hilang.

“Sekitar pukul 19.50, biro keamanan publik di Kabupaten Medog Nyingchi menerima panggilan tentang longsoran salju di pintu keluar terowongan di jalan raya yang menghubungkan Medog dengan Kotapraja Pad di Kabupaten Mainling Nyingchi,” ujar otoritas kota Nyingchi pada Rabu (18/1), seperti dimuat Xinhua.

Pejabat Nyingchimengatakan, longsoran salju telah menjebak beberapa orang dan kendaraan.


Dimuat Staits Times pada Kamis (19/1), berdasarkan laporan dari media pemerintah China, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung hingga kini. Belum ada laporan pasti terkait jumlah orang yang hilang dari insiden itu.

Saat ini tim penyelamat telah dikerahkan oleh otoritas China, dengan pihak berwenang setempat mengirim 131 tim penyelamat dan 28 kendaraan ke lokasi kejadian.

Kementerian Manajemen Darurat China juga telah mengirimkan 246 penyelamat darurat dengan lebih dari 70 kendaraan, 10 peralatan berskala besar, dan 994 perangkat pencarian untuk menggali jalur penyelamatan sepanjang 350 meter, menurut laporan Global Times.

Longsor akibat salju dikabarkan tidak jarang terjadi di Himalaya. Pada Oktober lalu, setidaknya 26 orang meninggal dunia saat ekspedisi pendakian gunung, mereka tertimbun dalam longsoran salju di Gunung Draupadi ka Danda-II di negara bagian Uttarakhand, India utara.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya