Berita

Cendekiawan muslim, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun/Net

Politik

Fadli Zon: Cak Nun Bukan Hanya Manusia Merdeka, Tapi Raksasa Indonesia

KAMIS, 19 JANUARI 2023 | 03:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan kepada cendekiawan muslim, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun terus mengalir usai kontroversi penyebutan Firaun viral di media sosial.

Teranyar, deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Said Didu meminta Cak Nun yang sudah mengucap permintaan maaf kepada publik untuk tetap menjadi manusia yang merdeka. Manusia merdeka sendiri merupakan jargon yang kerap didengungkan oleh Said Didu.

“Cak Nun yang terhormat, tetaplah menjadi Manusia Merdeka,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Rabu (18/1).


Menanggapi kicauan itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai bahwa Cak Nun lebih dari sekadar manusia merdeka.

“Cak Nun ini bukan saja manusia merdeka, tapi manusia raksasa Indonesia,” balas Fadli Zon.

Alasannya, karena Cak Nun memiliki pikiran yang menjulang dan pengalaman panjang. Dia setia pada ritme waktu dan pergeseran budaya.

Cak Nun sendiri sudah membuat video klarifikasi soal ucapan Firaun, Video direkam saat acara Mocopat Syafaat yang diunggah di kanal YouTube CakNun.com.

Maaf disampaikan sembari Cak Nun membahas teori tentang roh dan kesadaran manusia. Dikatakan Cak Nun, pernyataan yang menyinggung Jokowi dan Firaun itu berada di luar kesadarannya. Bahkan ia menyebut kejadian tersebut dengan diksi kesambet.  

"Saya dikasih ujian oleh Allah luar biasa. Meneng-meneng aku ki ngomong hal Firaun, coba (diam-diam saya berbicara tentang Firaun). Dan itu saya kesambet," kata Cak Nun dikutip redaksi, Rabu (18/1).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya