Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Viral Cak Nun Sebut Jokowi Firaun, Netizen Bandingkan Pidato Megawati di Depan Jokowi

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 21:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Potongan video budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun viral saat menyamakan Presiden Joko Widodo dengan raja Mesir Firaun.

Meski sebagian netizen menyerang Cak Nun, namun sebagian lainnya justru membelannya dengan membandingkan ketika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato di hadapan Jokowi pada peringatan HUT ke-50 PDIP.

Kata kunci 'Cak Nun' sempat menjadi trending topic di Twitter, Selasa (17/1) pukul 10.00 WIB dengan 2.000 kicauan.


Serangan terhadap Cak Nun juga dijawab oleh netizen lain yang mengungkap jika mantan suami Novia Kolopaking itu sejak lama mengkritik pemerintah, siapa pun presidennya.

"Cak Nun menjauh dari kekuasaan sedari Pak Harto lengser. Jauh lebih "nyaman" untuk menilai. Oiyaa dia sudah berisik dari jaman orba kok, bukan sekarang² aja," kicau akun @akunugrahaa.

Banyak pula warganet yang mengungkit soal pernyataan dan tindakan Megawati Soekarnoputri yang dinilai kerap merendahkan Jokowi di HUT PDIP, yang digelar di JIExpo belum lama ini.

"Mencaci maki Cak Nun bermodal potongan video, tp mingkem saat megawati mengolok-olok jkw, Situ waras Bro?" kicau akun @Asan_Almadury.

Dalam acara peringatan HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1), yang juga dihadiri Jokowi, Mega mengungkit pentingnya peranan partai bagi Presiden.

"Pak Jokowi itu ya ngono lho, mentang-mentang. Lha iya, padahal Pak Jokowi kalau enggak ada PDI-Perjuangan juga, duh kasihan dah," seloroh Mega.

Tak cuma itu, Mega dan anaknya, Puan Maharani, beberapa kali menyinggung soal 'petugas partai' di level mana pun, termasuk kepala negara.

"Kenapa kau gak mencela megawati yg merendahkan junjunganmu jokowi kemarin. Buzzer aja sok2an ngatain cak nun," cetus netizen @hariagusmin.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya