Berita

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Italia merangkap Malta, Siprus, San Marino serta FAO, IFAD, WFP, dan UNIDROIT, Dr. Muhammad Prakosa/Net

Dunia

Dubes Muhammad Prakosa Wafat, PDIP Fasilitasi Pemulangan Jenazah ke Indonesia

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 20:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kedutaan Besar Republik Indonesia Roma berduka atas meninggalnya Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Italia merangkap Malta, Siprus, San Marino serta FAO, IFAD, WFP, dan UNIDROIT, Dr. Muhammad Prakosa.

Muhammad Prakosa meninggal dunia, pada Selasa (17/1) pukul 10.55 waktu setempat, di Sacro Cuore FSR Roma. Dia meninggal  pada usia 62 tahun.

Duka tersebut juga dirasakan keluar besar PDI Perjuangan, di mana Muhammad Prakosa pernah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.


"Kita sungguh kehilangan dan begitu bersedih atas berita duka cita tersebut. Kita kehilangan sosok yang rendah hati, jujur, dan menjadi keteladanan seluruh jajaran partai," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto kristiyanto menyampaikan kabar duka itu kepada wartawan.

Dikatakan Hasto, PDIP sudah mengutus dua kader utama untuk memfasilitasi pemulangan jenazah Muhammad Prakosa ke Indonesia hingga pada proses pemakaman.

"Partai menugaskan Bapak Utut Adianto untuk berkoordinasi dengan Pemerintah, berkaitan dengan rencana pemulangan Alm. Pak Prakosa," katanya.

"Pak Ahmad Basarah juga ditugaskan untuk melakukan koordinasi dengan keluarga. Selanjutnya partai memberikan dukungan penuh hingga selesainya seluruh rangkaian pemakaman almarhum sesuai protokol partai," pungkasnya.

Selain menjadi anggota DPR, Muhammad Prakosa juga pernah menduduki jabatan Menteri Pertanian pada kabinet Persatuan Nasional pada era Presiden Abdurrahman Wahid.

Pada era Presiden Megawati Soekarnoputri, Duta Besar Dr. Muhammad Prakosa dipercaya menduduki jabatan sebagai Menteri Kehutanan hingga tahun 2004.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya