Berita

Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman menyambut Presiden China Xi Jinping di Riyadh, Arab Saudi pada 8 Desember 2022/Net

Global

Arab Saudi Yakin Mampu Menjembatani Kesenjangan Hubungan China-AS

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Melebarnya kesenjangan antara China dan Amerika Serikat menjadi perhatian Pemerintah Arab Saudi.

Hubungan China-AS telah bergolak sejak zaman mantan Presiden AS Donald Trump, yang kemudian diperparah dengan wabah Covid-19, dan dalam menghadapi apa yang dikatakan Washington sebagai praktik ekonomi yang tidak adil oleh Tiongkok.

Pelanggaran hak asasi manusia dan ancaman China untuk menginvasi Taiwan juga menyebabkan ketegangan yang tajam dengan AS.


Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Hadley Gamble dari CNBC di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Menteri Keuangan Arab Saudi Mohammed al-Jadaan mengatakan ia berharap dapat meredakan ketegangan dua raksasa ekonomi dunia tersebut.

“Kami memiliki hubungan yang sangat strategis dengan AS, dan kami memiliki hubungan strategis dengan China. Dan kami pikir kami dapat menjembatani kesenjangan tersebut,” kata al-Jadaan, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Selasa (17/1).

Pejabat Saudi itu juga ditanya tentang kekhawatiran terbesarnya saat memasuki tahun baru 2023.

“Saya benar-benar berpikir bahwa kita perlu fokus pada kolaborasi, kerja sama, menghindari lebih banyak ketegangan geopolitik, dan menyerukan solusi politik yang tenang untuk ketegangan geopolitik,” katanya.

Arab Saudi telah menengahi antara Rusia dan Ukraina sejak pecahnya invasi Moskow Februari lalu. Banyak pertukaran tahanan antara Kyiv dan Moskow, yang mencakup warga negara Amerika dan Eropa, telah difasilitasi oleh Arab Saudi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya