Berita

Gubernur Jabar Ridwan Kamil/Ist

Politik

Sinyal Masuk Golkar Menguat, Kans Ridwan Kamil di Level Nasional Tetap Kecil

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 03:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sinyal Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk bergabung ke Partai Golkar kini makin menguat. Namun, bukan berarti peluangnya untuk mentas di level nasional akan ikut membesar.

Menguatnya sinyal akan gabung Golkar ini dinyatakan secara implisit oleh Ridwan Kamil di sela-sela kunjungannya ke Kabupaten Tasikmalaya baru-baru ini.

Menurut pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan, ketertarikan Ridwan Kamil ke Golkar karena partai tersebut bersifat terbuka secara karier politik. Bahkan, Firman menilai Partai Golkar sebagai partai nasionalis yang tidak terlalu ideologis.


"Tidak ada figur yang sangat dominan. Jadi agak berbeda dengan partai yang lain. Misalkan di PDIP ada Ibu Mega, di Partai Gerindra ada Pak Prabowo, di Partai Demokrat ada Pak SBY," terang Firman saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Senin (16/1)

"Partai Golkar itu kan terbuka, jadi orang bisa mempunyai karir politik tanpa harus mempunyai latar belakang kedekatan dengan elit tertentu," lanjutnya.

Akan tetapi, kans Ridwan Kamil berkancah di level nasional melalui Partai Golkar masih terbilang kecil. Pasalnya, Partai Golkar dipastikan akan mengusung sang ketua umu Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden (Capres).

"Jauh terbuka peluangnya kalau Ridwan Kamil tidak maju di kontestasi nasional. Misalkan dua periode di Jawa Barat atau di Pilgub DKI Jakarta. Itu akan jauh lebih mudah untuk Kang Emil masuk Partai Golkar," paparnya.

Kendati demikian, Firman tak menampik nama Ridwan Kamil bisa menjadi salah satu alternatif untuk menjadi kandidat Capres dari partai untuk maju ke kontestasi nasional. Namun, Partai Golkar harus merumuskan alternatif tersebut secara matang.

"Tapi itu harus diselesaikan di internal Partai Golkar, salah satu persoalannya di Munas masih mengusung Pak Airlangga. Lalu ada problem ketika baru masuk (Ridwan Kamil ke Golkar) kemudian sudah diusung. Itu yang perlu dikonsolidasikan secara internal," tuturnya.

Pada Sabtu (14/1), Ridwan Kamil tidak menampik dirinya akan segera masuk ke Partai Golkar.

"Masuk Golkar? Kurang lebih arahnya ke sana. Itu saja jawabannya. Masalah waktunya kapan, sedang difinalisasi dan disinkronisasi. Nanti dikabari di hari H," kata Ridwan Kamil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya