Berita

Ekonom senior Dr Rizal Ramli/RMOL

Politik

Bicara Malari 1974, Rizal Ramli: Ali Murtopo Bakar-Bakaran yang Disalahin Mahasiswa

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 19:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tragedi Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) 1974 dinilai tidak cocok disematkan kata “malapateka” karena dikaitkan dengan kerusuhan sosial.

Pasalnya, kala itu mahasiswa yang dipimpin Hariman Siregar hanya melakukan aksi demonstrasi menolak dominasi modal asing Jepang. Klimaksnya, Perdana Menteri Jepang Tanaka Kakuei berkunjung ke Jakarta pada 14–17 Januari 1974.

Demikian disampaikan Ekonom Senior Dr Rizal Ramli di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat pada Senin (16/1).


“Hariman ini tokoh demokrasi. Walaupun keserimpet gara-gara Malari. Saya paling gak suka istilah Malari. Hariman damai kok sama kawan-kawan, cuman demo doang ke Istana,” kata RR, sapaan akrab Rizal Ramli.

Menurut Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini, mahasiswa yang anti modal asing pada 14-17 Januari 1974 kala itu berdemonstrasi dengan damai. Hanya saja, tentara di bawah pimpinan Asisten Presiden Soeharto sekaligus Deputi Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara Letjen Ali Murtopo menyusupi gerakan mahasiswa hingga terjadi kerusuhan sosial.  

“Tentara mengorganisir kerusuhan yang namanya Malari, Ali Murtopo yang bakar-bakaran yang disalahin mahasiswa. Bukan Malapetaka kok, kawan-kawan (mahasiswa) memperjuangkan demokrasi Indonesia,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya