Berita

Sekjen PAN Eddy Suparno (kedua dari kanan)/Net

Politik

Ingin Tetap Berkuasa, PAN Akan Prioritaskan Pilkada Kota Bogor 2024

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 00:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masa bakti pasangan Bima Arya dan Dedie A Rachim sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bogor akan berakhir pada Desember 2023. Kekosongan jabatan hingga terselenggaranya Pilkada 2024 itu akan diisi oleh seorang Penjabat (Pj) Walikota atas rekomendasi Kemendagri RI.

Dengan kata lain, habisanya masa jabatan Bima Arya menandakan bahwa kepimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) di Bogor pun berakhir di 2023, setelah berkuasa 10 tahun di Kota Hujan.

Repotnya, PAN belum mendapat sosok yang pas dari kader internal mereka sebagai pengganti Bima Arya. Sehingga terbuka peluang bagi PAN untuk mencari kader dari eksternal partai untuk Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 2024 nanti.


Sekjen PAN, Eddy Soeparno mengatakan, Pilkada Kota Bogor terbilang masih cukup jauh dan pihaknya masih mempertimbangkan mengusung calon dari internal partai yang sedang dipoles untu masuk ke Kota Bogor, maupun dari eksternal partai.

"Untuk Pilkada Kota Bogor masih dipertimbangkan, apakah dari internal partai yang diusung untuk dipoles masuk ke Kota Bogor, atau memang mengusung nonkader," kata Eddy Soeparno diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (14/1).

Meski begitu, lanjut Eddy, melihat rekam jejak PAN dengan Bima Arya yang memimpin selama dua periode, maka pihaknya tetap memiliki keinginan bahwa partai berlambang matahari itu tetap menduduki kepala daerah di Kota Bogor.

"Sehingga Kota Bogor itu menjadi prioritas kita untuk Pilkada 2024," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya