Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Sistem Proporsional Tertutup Lebih Bagus, Dalam Waktu Dekat Parpol Penentang akan Dukung PDIP

JUMAT, 13 JANUARI 2023 | 05:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Delapan partai politik di parlemen yang menentang sistem proporsional tertutup diprediksi pada akhirnya akan mendukung PDI Perjuangan setelah menyadari bahwa sistem coblos tanda gambar partai itu lebih baik. Daya tawar partai di hadapan kader dan pemilih pun lebih tinggi.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, secara umum sistem proporsional tertutup lebih menguntungkan partai politik dan pemilih.

"Sistem proporsional tertutup lebih bagus," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (121).


Di sisi lain, sambungnya, sistem proporsional terbuka berpotensi membuat partai politik memperjualbelikan nomor urut calon anggota legislatif. Artinya, memberikan peluang yang lebih besar pada caleg yang memiliki modal besar dan kantong super tebal.

"Ini yang membuat PDIP merasa perlu membangun kekuatan dan mempertahankan kekuasaan melalui sistem proporsional tertutup," tandas Dedi.

Ia memprediksi, delapan parpol yang saat ini menolak, dalam waktu dekat akan setuju dengan sistem proporsional tertutup.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya