Berita

Patung seorang gadis korban kelaparan massal, di pintu masuk Holodomor Monument/Net

Dunia

Jelang Peringatan Holodomor, Dubes Ukraina Desak Pengakuan Kelaparan Sebagai Genosida Rusia

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 18:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ukraina akan mengadakan serangkaian acara untuk mengenang peristiwa Holodomor. Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin  menyampaikan rencana itu selama konferensi pers Kamis (12/1).

"Kami berencana untuk mengadakan serangkaian acara untuk memperingati korban genosida ini," ungkapnya.

Peringatan tahun ini menandai 90 tahun peristiwa genosida Holodomor di Ukraina, di mana jutaan orang mati kelaparan pada 1932-1933.


Catatan sejarah menyebutkan bahwa hampir 7 juta orang mati kelaparan yang sengaja diciptakan oleh rezim tirani Uni Soviet di masa itu.

Menurut Dubes, apa yang dilakukan rezim Uni Soviet di masa lalu mirip dengan apa yang dilakukan Rusia di masa kini.

"Sejarah besar Ukraina berkaitan dengan apa yang terjadi sekarang di negara kami," ujar Vasyl.

Penjelasan Vasyl merujuk pada serangan Rusia terhadap persediaan pangan dan infrastruktur Ukraina yang telah menyebabkan jutaan rumah hidup dalam kesengsaraan.

Dubes mendesak seluruh negara berdaulat agar mau mengakui tindakan Rusia saat ini sama dengan genosida.

"Sekali lagi saya menyerukan kepada semua pemerintah dan negara berdaulat untuk mengakui peristiwa Holodomor atau mati kelaparan ini sebagai genosida rezim komunisme.

Menurut Dubes, hingga kini telah ada sedikitnya tiga puluh negara di dunia yang menghormati resolusi dan mengakui genosida tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya