Berita

Global

Sempat Bocor, Memoar Pangeran Harry Mulai Beredar di Seluruh Toko Buku Inggris

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Buku "Spare" yang ditulis Pangeran Harry saat ini sudah bisa dijumpai di di toko-toko buku seluruh Inggris, setelah sebelumnya beberapa cuplikan di dalamnya sempat bocor.

RNZ pada Selasa (10/1) melaporkan, seluruh toko buku yang menjual Spare akan buka sampai tengah malam untuk memenuhi permintaan publik. Laporan menyebutkan permintaan akan buku tersebut membludak.

Salah satu toko buku yang terkenal di Inggris, Waterstones, mengatakan bahwa buku Pangeran Harry kini telah menjadi salah satu judul pre-order terbesarnya selama satu dekade.


Sementara toko buku cabang Piccadilly, London, pada Selasa pagi juga tengah mendapatkan permintaan pelanggan yang tinggi, karena buku itu akan diterbitkan di seluruh dunia dalam 16 bahasa.

Saat ini, memoar itu sudah menjadi buku terlaris di Inggris sepanjang sejarahnya. Banyak masyarakat yang mulai penasaran dengan memoar setebal 410 halaman yang mengungkapkan konflik ketegangan Harry di dalam istana kerajaan yang menimbulkan kontroversi.

Sejauh ini Istana Buckingham dan Istana Kensington belum memberikan tanggapan terkait buku tersebut.

Meski telah bocor, banyak publik yang mengaku tetap ingin mengetahui tentang keseluruhan isi dari memoar itu. Seperti Profesor bernama Chris Imafidon, dari Epping, yang turut mengantre di Victoria Station dengan mengatakan bahwa ia sangat ingin mengetahui mengapa Harry mundur dari kehidupannya di kerajaan.

"Saya benar-benar ingin tahu dari si mulut kuda," ungkapnya.

Semenjak Pangeran Harry menuliskan sebuah buku dengan tema utama rasa dukanya yang belum terselesaikan atas kehilangan Putri Diana, kini ia jauh lebih terbuka tentang kehidupan pribadinya.

Baru-baru ini ia mengungkapkan sendiri bahwa ia, sang kakak, dan ayahnya, Raja Charles tidak saling berbicara dalam beberapa waktu, yang membuat publik semakin penasaran tentang lebih banyak cerita yang dibagikan oleh Pangeran Harry dalam bukunya tersebut.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya