Berita

Kepiting berbulu/Net

Dunia

Temukan Bahan Kimia Berbahaya, Taiwan Larang Impor Kepiting Berbulu dari China

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 14:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Otoritas Taiwan memutuskan untuk melarang impor kepiting berbulu asal China setelah ditemukan kandungan bahan kimia Dioxin yang berbahaya.

Pusat Keamanan Pangan yang berbasis di Hong Kong pada Senin (9/1) mengatakan kandungan Dioxin yang bisa menyebabkan kanker ditemukan pada kepiting tersebut.

Jika kepiting terkontaminasi tersebut dikonsumsi secara berlebihan maka akan membahayakan tubuh. Padahal, kepiting berbulu merupakan bahan utama untuk menu tradisional untuk perayaan Tahun Baru Imlek.


"Jika seseorang telah mengkonsumsi lebih dari 14 kepiting berbulu besar yang terkontaminasi, mereka akan melebihi batas asupan bahan kimia (beracun) bulanan mereka," jelas Konsultan di Pusat Keamanan Pangan Hong Kong, Philip Ho Yuk-yin, seperti dimuat The Hong Kong Post.

Larangan impor produk andalan China itu bukan pertama kalinya dilakukan oleh Taiwan. Langkah serupa pernah diambil Taipei pada tahun 2007, ketika muncul berita terkait beras plastik asal China.

Kemudian juga ketika muncul laporan bahwa bawang putih impor dari China telah diolah dengan metil bromida, yang 60 kali lebih berbahaya daripada klorin.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya