Berita

Ganjar Pranowo masih bisa nyapres dengan diusung partai lain/Net

Politik

Kalau PDIP Usung Megawati, Ganjar Masih Bisa Nyapres Lewat Parpol Lain

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 11:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun Megawati Soekarnoputri akhirnya maju jadi calon presiden pada Pemilu 2024, peluang Ganjar Pranowo menjadi capres dengan menggunakan partai politik lain masih terbuka lebar.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, jika Ketua Umum (Ketum) PDIP pada akhirnya diusung sebagai capres 2024, maka hal tersebut diyakini akan mengatasi kemungkinan adanya dua kandidat dari PDIP.

"Namun perlu diingat, hal itu bukan berarti menutup peluang Ganjar Pranowo menjadi capres, karena dia bisa dicalonkan oleh koalisi partai lain," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/1).


Selain itu, Satyo juga menyoroti terkait keberlangsungan status "The Ruling Party" yang selama ini milik PDIP. Menurut Satyo, status itu terancam lenyap akibat potensi kekalahan yang bisa didapat partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Sebab (PDIP) memiliki capres (Megawati) yang tidak memiliki kekuatan elektabilitas dan tidak akan ada efek ekor jas, di mana voters atau pemilih tidak dipengaruhi oleh kekuatan elektabilitas dan popularitas capresnya," pungkas Satyo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya