Berita

Pemain sepak bola Iran, Amir Nasr-Azadani/Net

Dunia

Ikut Protes Anti-Pemerintah, Pesepak Bola Iran Divonis 16 Tahun Penjara

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 10:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang pemain sepak bola Iran dijatuhi hukuman 16 tahun penjara karena ikut serta dalam aksi protes yang pecah di Iran, dan dituduh melakukan aksi kekerasan kepada pihak keamanan.

Adalah Amir Nasr-Azadani, seorang pesepak bola berusia 26 tahun. Ia dinyatakan bersalah atas tuduhan berpartisipasi dalam pembunuhan tiga petugas keamanan Iran di Kota Isfahan pada 16 November.

Dimuat Sky News pada Senin (9/1), selain Nasr-Azadani, tiga pengunjuk rasa lainnya dijatuhi hukuman mati.


Namun putusan tersebut masih bersifat sementara, dan masih dapat diajukan banding ke Mahkamah Agung.

Menurut mantan rekan setim Nasr-Azadani, putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan itu sangatlah tidak masuk akal. Sebab hal tersebut berbanding terbalik dengan sifat rekannya itu.

“Mengetahui karakter Amir, dia akan melakukan protes, dia dan teman-temannya akan membela hak-hak dasar, untuk hak-hak perempuan karena ia adalah tipe yang peduli pada orang lain. Tapi saya tidak melihat dia melakukannya (seperti) perang terhadap Tuhan atau apapun itu,” kata Sebastian Strandvall.

Sejak September tahun lalu, Iran telah mengeksekusi mati empat orang karena diduga telah membunuh paramiliter selama aksi demonstrasi.

Protes nasional di Iran menjadi semakin meluas, sejak kematian Mahsa Amini, yang ditangkap oleh polisi moral Iran, karena diduga melanggar kode berpakaian ketat di negara Republik Islam itu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya