Berita

Tentara Rusia dan Belarusia/Net

Global

Bikin Khawatir, Putin Kirim Lebih Banyak Senjata Militer ke Belarus

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 10:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan pengiriman senjata militer terbaru dari Rusia ke Belarusia menambah kekhawatiran akan invasi baru yang mungkin dilancarkan.  

Kementerian Pertahanan Belarusia mengklaim jumlah pengiriman kali ini jauh lebih banyak daripada sebelumnya dan akan digunakan untuk mendukung Pasukan Gabungan Regional (RGV) serta memperkuat keamanan Negara Kesatuan (Rusia dan Belarusia).

Dimuat The Defense Post pada Senin (9/1), Rusia telah mengirim beberapa kendaraan militer yang terpantau, di antaranya truk KamAZ dan Ural, traktor artileri BAZ-6306, dan lima kapal tanker bahan bakar.


Pengiriman tersebut juga termasuk dua senjata antipesawat ZU-23-2 dan tong air.

Pengumuman Belarus disampaikan setelah beberapa laporan menyebut Moskow sedang bersiap untuk melakukan serangan baru di Ukraina utara melalui negara tetangga Belarusia.

Banyak yang menganggap apa yang dikirimkan Rusia ke Belarus bukan untuk sekedar upaya pertahanan atau latihan militer belaka, melainkan bagian dari persiapan untuk serangan baru.

Sejalan dengan itu, sebuah studi dari Institute for the Study of War bulan lalu menyebut upaya berkelanjutan Moskow untuk membangun pasukan di Belarusia menandakan persiapan untuk meluncurkan serangan baru terhadap Ukraina.

Jika bukan invasi baru, tindakan Rusia yang melibatkan Belarusia juga bisa menjadi “taktik pengalihan” untuk menarik pasukan Ukraina menjauh dari wilayah-wilayah utama.

Hingga saat ini, lebih dari 9 ribu tentara Rusia dan ratusan kendaraan lapis baja dilaporkan telah dikerahkan di perbatasan Belarusia-Ukraina.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya