Berita

Stasiun kereta lokal di negara bagian Edo, Nigeria/Net

Dunia

Bandit Serang Stasiun Kereta Nigeria, Puluhan Orang Diculik

SENIN, 09 JANUARI 2023 | 10:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gerombolan bersenjata melancarkan serangan di stasiun kereta Nigeria dan menculik puluhan warga yang sedang menunggu kereta menuju kota minyak Warri di negara bagian Delta.

Pihak berwenang di negara bagian Edo selatan mengatakan serangan itu terjadi pada Sabtu (7/1), di wilayah Igueben sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Menurut laporan Gubernur wilayah Edo pada Minggu (8/10), sedikitnya 32 orang telah diculik setelah mereka ditodong dengan senjata senapan serbu AK-47 oleh kumpulan bandit tidak dikenal.


Menteri Penerangan Edo, Chris Osa Nehikhare mengatakan satu dari 32 orang yang diculik berhasil melarikan diri, sementara beberapa lainnya terluka ketika orang-orang bersenjata melepaskan tembakan.

Saat ini, kata Chris, pihak kepolisian dan militer Nigeria telah dikerahkan untuk memburu para pelaku kejahatan dan mengamankan korban.

"Kami yakin, bahwa korban lainnya akan diselamatkan dalam beberapa jam mendatang," kata Chris, seperti dimuat Reuters.

Perusahaan Kereta Api Nigeria (NRC) dengan sigap segera menutup stasiun setelah serangan berlangsung.

Nigeria telah meminjam miliaran dolar dari China untuk memodernisasi infrastruktur kereta api mereka. Tetapi semua itu berulang kali dirusak dan kerap menjadi sasaran militan Islam serta kelompok bersenjata.

Sejauh ini, belum ada kelompok kejahatan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terbaru.

Usai serangkaian serangan yang menyasar infrastruktur publiknya, Pemerintah Nigeria telah berjanji untuk meningkatkan keamanan di stasiun kereta api.

Namun banyak analis ragu dengan upaya tersebut, sebab dengan ekonomi yang terpukul dan kekuatan keamanan yang terbatas, sangat sulit bagi otoritas Nigeria untuk mengamankan seluruh warganya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya