Berita

Rekaman saat perampok di The Ranchito Taqueria off Gessner di barat daya Houston ditembak oleh pengunjung/Net

Dunia

Pakar Hukum: Pelanggan Tembak Mati Perampok di Restoran Houston Hingga Tewas, Apakah Dia Bersalah?

SENIN, 09 JANUARI 2023 | 09:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi heroik dilakukan seorang pelanggan di sebuah restoran Meksiko di Houston, Texas. Ia berhasil menembak dan membunuh tersangka perampok di restoran tersebut.

Mengutip keterangan polisi Houston, CNN melaporkan pada Minggu (8/1) bahwa ada sekitar 10 pengunjung di dalam restoran The Ranchito Taqueria off Gessner di barat daya Houston, ketika pria bertopeng itu masuk pada Kamis malam. Pria bertopeng itu kemudian menodongkan senjat, dan mengambil dompet serta ponsel mereka.

Seorang pengunjung  berusaha menghentikannya, tetapi gagal. Saat tersangka berjalan keluar pintu, pengunjung itu mengeluarkan pistol dan menembak tersangka beberapa kali hingga tewas.


Setelah perampok terbunuh, pengunjung itu mengambil uang dan ponsel yang dicuri untuk dikembalikan ke pelanggan lain ketika dia menemukan senjata yang digunakan tersangka ternyata adalah senjata palsu.

Polisi memperkuat temuan itu dengan mengatakan bahwa tersangka perampok sebenarnya menggunakan pistol plastik semacam air-soft gun, bukan pistol asli.

Tersangka perampok, yang diidentifikasi hanya sebagai seorang pria yang diyakini berusia 20-an, dinyatakan meninggal di tempat kejadian oleh paramedis, kata polisi.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah penembak akan menghadapi tindakan hukum atas intervensi mautnya?

Polisi mengatakan saat ini belum ada dakwaan apa pun terhadap si penembak.  Tapi aparat akan bekerja untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam dan menginterogasi tentang apa yang terjadi, terutama karena setelah itu penembak pergi dan tidak terlihat lagi.

Departemen Kepolisian Houston sampai saat ini terus mendalami kejadian tersebut dan mencari pelaku penembakan untuk interogasi lebih dalam.

“Salah satu alasan penegak hukum mencari dan ingin menginterogasi penembak adalah untuk mengetahui apakah dia takut akan nyawanya atau nyawa orang-orang di sekitarnya karena itu sangat penting untuk klaim pembelaan diri di bawah hukum,” kata Analis Hukum KHOU, Carmen Roe.

Roe mengatakan penembakan itu tampaknya untuk membela diri. Ia menekankan bahwa penembakan yang dilakukan untuk perlindungan diri sangat dibenarkan, terutama karena pengunjung tidak tahu apakah pistol yang digunakan perampok asli atau palsu.

Ancaman itu nyata, kata Roe. "Semua orang di restoran itu dengan jelas percaya itu adalah senjata asli," katanya.

Namun, ia menyarankan penyelidikan lebih dalam atas peristiwa ini.

Pemilik dan karyawan restoran menyebut pelanggan itu sebagai pahlawan. Polisi juga berharap untuk menanyai setiap pelanggan yang berada di restoran pada Kamis malam.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya