Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan/Ist

Politik

Demokrat: Tidak Ada Revisi UU, Sistem Pemilu Tidak Berubah

MINGGU, 08 JANUARI 2023 | 18:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Demokrat tegas menolak wacana pemberlakuan sistem proporsional tertutup pada Pemilu Serentak 2024. Bahkan, penolakan itu sudah dinyatakan sejak isu itu muncul alias sebelum kini menjadi objek gugatan pada UU 7/2017 tentang Pemilu di Mahkamah Konstitusi.

Dikatakan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Rezka Oktoberia, Pemilu 2024 seharusnya sama dengan Pemilu 2019. Hal ini, mengingat tidak ada perubahan regulasi yang dilakukan.

"Sistem Pemilu 2024 tidak dirubah, tidak ada revisi UU Pemilu, ikuti UU dan aturan yang sudah ada," ujar Rezka Oktoberia saat mendampingi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/1).


Dia berharap, Pemilu 2024 disambut dengan riang gembira. Bukan dengan melempar berbagai isu yang kontraproduktif dan berujung kegaduhan sosial.

"Mari kita sudahi berbagai keraguan terkait dengan wacana-wacana, apakah itu penundaan pemilu, perubahan sistem pemilu," katanya.

Lanjut legislator DPR RI asal Sumatera Barat itu, semua partai politik termasuk calon kontestan Pemilu 2024, sebaiknya fokus menggalang ide pembangunan Indonesia.

"Fokus menghadapi pesta demokrasi 2024 dan berikan kemajuan sistem demokrasi di Indonesia," tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya