Berita

Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia bersama Dubes Vatikan Untuk Indonesia, Msgr Piero Pioppo/Ist

Nusantara

Sifat Baik Warga Katolik Indonesia Perlu Ditularkan hingga ke ASEAN

SABTU, 07 JANUARI 2023 | 13:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tipikal masyarakat Indonesia yang dikenal rendah hati, baik, dan lemah lembut merupakan anugerah yang turut berkontribusi dalam membangun bangsa Indonesia dan memelihara semangat persaudaraan, termasuk dengan negara-negara tetangga.

Hal itu disampaikan Dubes Vatikan Untuk Indonesia, Msgr Piero Pioppo saat menerima rombongan Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) yang dipimpin pendiri sekaligus penasihat PWKI, AM Putut Prabantoro belum lama ini di Kedubes Vatikan Jakarta

Msgr Pioppo menekankan bahwa Gereja Katolik dan semua gembalanya memiliki pelayanan penting untuk kebaikan bersama di Indonesia. Bahkan melalui kerja sama dalam persekutuan, juga penting memelihara damai dan kesejahteraan negara-negara ASEAN.


Khususnya di komunitas ASEAN, menurut Msgr Piero Pioppo, penting bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan perdamaian dan menciptakan saling pengertian di kawasan untuk berdialog, dan sikap terbuka satu sama lain.

“Terkait dengan hal ini, dapat dikatakan bahwa Allah memberikan bangsa Indonesia khususnya hati yang kaya akan kerendahan hati, kebaikan, dan kelemahlembutan, yang dapat berkontribusi dalam membangun bangsa ini dan juga memelihara semangat persaudaraan di antara negara-negara tentangga,“ ujar Msgr Piero.

Selain itu, Msgr Piero Pioppo menyatakan kebahagiaannya atas kehadiran PWKI di Kedubes Vatikan, Jakarta. Ia merasa senang menerima PWKI yang datang untuk menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Paus Emeritus Benediktus XVI.

“Saya gembira jurnalis Katolik Indonesia dapat diterima Paus Fransiskus. Melalui foto-foto yang ada, saya dapat melihat rasa bahagia tampak sekali pada raut wajah Anda semua waktu itu," demikian Mgr Piero Pioppo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya