Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kelebihan Penumpang, Kapal di Nigeria Pecah Menjadi Dua

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 11:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sepuluh mayat berhasil ditemukan di Sungai Niger, di negara bagian Kebbi, Nigeria utara, sementara 10 lainnya masih hilang setelah sebuah kapal yang memuat sekitar 100 penumpang terbelah menjadi dua pada Rabu (4/1).

"Kami menemukan 10 penumpang dengan bantuan penyelam lokal, dan kami masih mencari 10 lagi," kata seorang pejabat distrik, Yahaya Bello Koko.

Menurut pejabat distrik tersebut, kapal yang telah ringkih ini mencoba untuk menyeberangi sungai, dan kemudian tiba-tiba pecah menjadi dua saat mendekati Desa Samanaji, di distrik Koko-Besse, karena kelebihan muatan.


Seperti dimuat Africa News pada Kamis (5/1), mereka yang tenggelam diduga kehabisan napas, karena terlalu lama berada di dalam sungai, sebelum tim penyelamat tiba di sana.

Saat ini lebih dari 80 penumpang telah berhasil diselamatkan, dan 10 lainnya masih hilang.

Kecelakaan yang melibatkan kapal dilaporkan sering terjadi di Nigeria.  Hal ini banyak disebabkan oleh kapal yang melebihi kapasitas, kecepatan yang berlebihan, perawatan kapal yang buruk, hingga pengabaian aturan navigasi yang dilakukan oleh nahkoda kapal.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya