Berita

Banjir di Desan Prampelan, Demak, masih belum surut hingga hari keenam/RMOLJateng

Nusantara

Banjir Kembali Tinggi, Puluhan Warga Demak Balik ke Pengungsian

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 18:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hingga memasuki hari keenam, ribuan rumah di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih terendam banjir, Kamis (5/1). Bahkan air yang sempat surut kembali bertambah tinggi.

Ketinggian banjir yang merendam 1.300 rumah di Desa Prampelan, hingga saat ini masih berkisar 40-100 cm. Banjir yang sempat mengalami surut membuat puluhan warga kembali ke rumah.

"Kemarin sore (4/1) sempat pulang ke rumah. Niatnya mau bersih-bersih rumah, karena air sudah mulai surut meski sedikit. Lha semalam malah banjir tinggi lagi, ditambah hujan. Akhirnya kita terpaksa balik lagi ke pengungsian," ujar Rowiyah, salah seorang warga Desa Prampelan, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (5/1).


Sementara itu, dari 120 pengungsi di Gedung Olahraga Prampelan, sekitar 100 warga masih bertahan di pengungsian karena hujan deras masih terjadi. Warga berharap pemerintah daerah segera menangani banjir ini dengan mendatangkan pompa untuk menyedot air dari pemukiman.

"Sudah mau enam hari ini di sini (pengungsian). Kalau makan tercukupi. Tapi kami warga meminta Ibu Bupati menangani serius persoalan banjir ini," kata Siti, pengungsi Desa Prampelan.

Banjir Desa Prampelan terjadi sejak Sabtu (31/12/22), dengan ketinggian mencapai 2 meter. Selain merendam 1.300 lebih rumah, banjir jugamemaksa ratusan warga mengungsi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya