Berita

Liga 3 Indonesia/Net

Sepak Bola

Tak Gelar Liga 3 dan Kompetisi Usia Dini, Asprov PSSI Sumut Hancurkan Mimpi Anak-anak

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 17:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keputusan Asprov PSSI Sumatra Utara (Sumut) yang tidak memutar Liga 3 dan kompetisi usia dini mendapat kritikan dari pemerhati sepak bola. Keputusan tersebut menunjukkan sepak bola Sumatera Utara sedang kehilangan semangat dan kehilangan arah dalam meraih prestasi.

"Saya pikir keputusan PSSI Sumut tak memutar Liga 3 dan kompetisi usia dini keputusan fatal yang membawa arah sepak bola Sumut ke kegelapan, semakin gelap. Bukan membangun sepakbola, tapi menenggelamkan sepakbola. PSSI Sumut mengubur semangat dan mimpi anak-anak Sumut di sepakbola," kata pemerhati sepak bola Sumut, Adrian Ahmad Gho, Kamis (5/1).

"Ini menunjukan semangat sepak bola (termasuk pembinaan) di Sumut memang sudah mati," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.


Menurut Gho, keputusan yang tertuang dalam surat bernomor 112/Asprov-Sumut/KS/I/2023 tentang pemberitahuan status kompetisi tingkat Provinsi Sumut tahun 2023 tersebut akan sangat berdampak pada kondisi anak-anak Sumatera Utara.

"Pengurus sepak bola Sumut sudah lupa dengan semangat sepak bola. Kiblat sepak bola tahun 60 hingga 80-an yang kita harapkan bisa kembali ke Sumut tidak akan pernah terjadi. Mereka menghancurkan mimpi anak-anak Sumut untuk berprestasi," ketusnya.

Dengan tidak digelarnya Liga 3 dan kompetisi usia dini, sosok yang akrab disapa Engsin ini meminta jangan ada pembahasan prestasi sepak bola Sumut ke depannya.

"Jangan cerita target sepak bola Sumut berjaya kembali, juara PON 2024 atau banyak pemain dari Sumut yang menembus sepak bola nasional. Kalau PSSI Sumut tidak punya program detail tentang jangka panjang dan jangka pendek. Itu akan mimpi selamanya," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya