Berita

Dunia

Bom Mobil di Somalia Tewaskan 19 Orang, Kelompok Radikal Al-Shabab Mengaku Bertanggung Jawab

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 12:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 19 orang tewas dalam serangan bom mobil ganda yang diklaim oleh kelompok Islam radikal Al-Shabab di Somalia pada Rabu (4/1) waktu setempat.

"Sembilan belas orang, termasuk anggota pasukan keamanan dan warga sipil, tewas dalam ledakan tersebut. Teroris meledakkan dua mobil di dekat sebuah pangkalan militer di Mahas," kata Mohamed Moalim Adan, komandan milisi lokal kepada AFP.

Seorang juru bicara polisi mengatakan peristiwa terjadi saat sebuah kendaraan meledak di lingkungan yang penuh dengan warga sipil setelah shalat subuh.


Menurut para saksi, beberapa orang terluka dalam serangan di wilayah Hiran, termasuk tentara dan jurnalis yang ikut bersama mereka.

Al-Shabab telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Wilayah Mahas berada di pusat serangan pemerintah yang sedang berlangsung terhadap kelompok terkait al-Qaida yang telah menguasai sebagian Somalia tengah dan selatan selama bertahun-tahun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya