Berita

Anggota Komisi X DPR Robert J. Kardinal/Net

Politik

Robert Kardinal Dorong BPOM Sanksi Tegas Pelaku Usaha Minuman Tidak Berizin Edar

RABU, 04 JANUARI 2023 | 14:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kesigapan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam melakukan penarikan produk pangan ilegal dan kadaluarsa dari luar negeri mendapat apresiasi dari parlemen.

Dalam hal ini, anggota Komisi X DPR Robert J. Kardinal mengapresiasi langkah BPOM yang tegas menarik produk kopi sachet hasil impor dari Turki. Dia juga meminta agar para pelaku usaha minuman yang tidak memiliki izin edar diberi sanksi tegas.

“Jadi bukan cuma produk (ilegal)-nya yang ditarik, tapi harus diberi sanksi tegas," tegas Robert kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/1).


Menurut mantan Ketua Fraksi Golkar ini, masalah produk minuman ilegal dan kadaluarsa tersebut tidak bisa dipandang remeh, sebab menyangkut kesehatan masyarakat banyak. Bahkan perilaku para importir makanan dan minuman impor ilegal ini tidak bisa hanya diberi teguran saja.

"Kalau di negara lain ini langsung ditutup semua. Ini kan minum franchise dari luar negeri, masukkan barang impor tapi ada yang tidak memiliki izin edar, bahkan mungkin ada yang kadaluarsa. Ini merupakan pelanggaran berat," sambungnya.

Kepala BPOM Penny K. Lukito sempat mengurai hasil temuan pihaknya terhadap berbagai produk pangan yang menyalahi aturan, sehingga harus ditarik dari pasaran. Salah satu yang ditarik adalah produk kopi sachet yang diimpor dari Turki, oleh sebuah perusahaan kedai kopi tanah air. Produk ditarik karena tidak memiliki izin edar.
 
"Padahal produk impor ya. Setelah ini kelihatannya kita harus menginformasikan kepada perusahaan besar importirnya ya," tegasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya