Berita

Analis politik Hendri Satrio/Net

Politik

Romy Kembali ke PPP, Hensat: Apakah Ada Permintaan Khusus Jokowi?

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 21:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kembalinya Muhammad Romahurmuziy ke PPP yang menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sebab, Romy yang merupakan narapidana kasus jual-beli jabatan di Kemenag dianggap telah mencoreng nama baik partai kakbah tersebut.

Analis politik Hendri Satrio berpendapat, Romahurmuziy merupakan orang yang dianggap paling berperan membesarkan PPP. Sehingga wajar jika PPP menarik kembali partai yang berlambang Kakbah.

"Ya mungkin itu pertimbangan partai. Karena, Romy kan sedikit banyak juga berperan membesarkan PPP,” kata Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/1).


Pendiri lembaga survei KedaiKOPI ini menganalisa, tokoh muda NU itu adalah sosok yang sangat dekat dengan Presiden Joko Widodo. Bagi Hensat, tidak menutup kemungkinan permintaan Romy kembali ke PPP datang dari Presiden Joko Widodo.

“Sudah jadi rahasia umum kedekatan Romy dengan Pak Jokowi, kemudian kedekatan Mardiono dengan Pak Jokowi. Nah, apakah ini ada permintaan khusus dari Pak Jokowi ke PPP? Ya mungkin saja begitu,” katanya.

"Karena kedekatan-kedekatan tadi. Menurut gw si gitu ya,” tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya