Berita

Rekaman acara 'Inggris pekan ini' untuk BBC Siaran Timur Jauh pada 12 Februari 1951/Ist

Dahlan Iskan

Mohamad BBC

SELASA, 03 JANUARI 2023 | 05:11 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

TEMAN-teman memanggilnya "Ilo". Itulah nama kodenya saat masih jadi wartawan di Surabaya. Inisial (ilo) selalu tertulis di belakang berita yang ia buat.

Nama lengkapnya: Mohamad Susilo. Ia sahabat Disway di London. Di sana "ilo" bekerja sebagai wartawan BBC. Juga penyiarnya. Di seksi siaran bahasa Indonesia.

Anda pun sudah tahu: siaran bahasa Indonesia itu ditutup. Siaran terakhirnya tanggal 30 Desember 2022. Begitu menginjak tanggal 1 Januari siaran itu tidak ada lagi.


Tapi "ilo" akan tetap tinggal di London. Tiga anaknya lahir di London. Yang terbesar lagi menempuh S2 di sana. Di bidang War Studies, Conflict Resolution. Yang kedua masih SMA. Dan si bungsu masih SD. "Saya akan menemani anak-anak di sini," ujarnya. Ilo masih tetap bekerja di BBC.

Ilo sendiri alumnus sastra Inggris, Universitas Negeri Semarang, Unnes. Kampung halamannya di Welahan, Jepara.

Inisial "ilo" itu ternyata diberikan oleh redakturnya saat itu: Mundzar Fahman. "Biar kamu nanti jadi orang internasional," ujar Mundzar melucu. ILO adalah organisasi buruh internasional.

Guyon itu jadi kenyataan. Diam-diam "ilo" melamar bekerja ke BBC London. Diterima. Awalnya banyak yang tidak percaya. Postur "ilo" sangat mungil. Pun untuk ukuran orang Indonesia. Kurus pula. Jalannya melayang-layang.

Ketika "ilo" pamit mau berangkat ke London banyak yang berdoa agar "ilo", dengan tubuhnya yang seperti itu, cukup kuat menahan dingin di musim salju.

Dhimam Abror, Pemred Ilo saat itu termasuk yang tidak kaget. "Sejak masuk Jawa Pos pandangan geopolitiknya sudah terlihat mengglobal," ujar Abror. Pun teman seangkatan Ilo, Ahmad Marzuq. Yang juga masuk BBC.

Sebelum dua orang itu pun sudah ada wartawan Abror lainnya yang ke BBC. Yakni Riza Primadi, yang setelah itu pemimpin SCTV.

Saya pun meneleponnya. Agar Ilo menulis untuk pembaca Disway: soal penutupan BBC Siaran Indonesia itu. Inilah tulisannya.

***

Hari Jumat, 30 Desember 2022, menandai akhir dari perjalanan panjang siaran radio BBC News Indonesia. Buletin berita ”Dunia Pagi Ini” pukul 06.00 WIB pada Jumat tersebut adalah siaran yang terakhir, setelah mengudara tanpa jeda sejak 30 Oktober 1949, sekitar lima tahun setelah Republik Indonesia berdiri.

Saya sendiri mengenal radio BBC Siaran Indonesia, belakangan mengadopsi nama BBC News Indonesia pada pertengahan 1980-an melalui ayah, yang kebetulan adalah pendengar setia. Ayah biasanya mendengarkan siaran BBC pada pukul 05.00 dan 20.00 WIB.

Kesetiaan ayah mendengarkan radio BBC bisa jadi karena informasi yang disajikan BBC relatif lebih objektif dibandingkan media arus utama di Indonesia saat itu.

Tidak ada sensor diri yang berlebih karena BBC secara editorial independen dan secara fisik jauh penguasa. Saya teringat dengan cerita seorang redaktur koran yang tidak berani memberitakan tumbangnya pohon beringin besar yang mengganggu kota.

Ia menuturkan pemberitaan tumbangnya beringin mungkin akan membuat penguasa terusik. Kita paham partai pemenang pemilu berkali-kali itu punya lambang pohon beringin. Kekhawatiran semacam ini membuat redaksi akhirnya memutuskan tidak memberitakan tumbangnya beringin.

Di tengah keinginan publik yang ingin tahu informasi secara utuh, di situlah publik merasakan pentingnya kehadiaran siaran radio BBC. BBC bisa menyiarkan suara-suara yang tidak diinginkan. Misalnya, suara kelompok Gerakan Aceh Merdeka, baik yang ada di Aceh maupun di Swedia. Juga suara-suara yang kritis terhadap penguasa.

Namun, zaman berubah. Rezim berganti. Informasi bisa leluasa dihadirkan tanpa filter berlebih. Yang juga berubah adalah kebiasaan orang mengakses informasi. Kita tak bisa lagi “memaksa” orang untuk duduk manis mendengarkan siaran radio pada pukul 20.00 malam. Atau bangun menjelang pukul 04.00 untuk mendengarkan acara “Pagi Gembira” dari Radio Australia.

Ketidakberdayaan memaksa orang untuk mendengarkan radio seperti pada 1980-an, 1990-an, dan awal 2000-an membuat angka pendengar cenderung turun dari tahun ke tahun. Kajian yang dilakukan Strategy Analytics memperlihatkan jumlah pendengar radio terestrial, layanan radio yang disiarkan melalui gelombang udara, turun di Amerika, Eropa, dan China. Kajian lain oleh New York University, Amerika Serikat, menunjukkan perusahaan radio tradisional telah gagal berinteraksi secara aktif dengan Generasi Z, generasi yang lahir setelah tahun 1995.

Sekarang era streaming dan on demand. Informasi tersedia 24 jam, tujuh hari sepekan, diakses kapan saja dan di mana saja. Netflix dan Pandora booming, demikian juga dengan podcast atau siniar. Meledaknya streaming tak lepas dari layanan data yang makin terjangkau dan perangkat keras/lunak yang makin canggih.

Di luar perubahan lansekap konsumen informasi, secara internal juga ada tantangan untuk melakukan efisiensi finansial. BBC World Service-BBC News Indonesia adalah salah satu bagiannya-diminta untuk melakukan penghematan ratusan miliar rupiah, yang membuat BBC harus menutup siaran radio dalam beberapa bahasa, di antaranya siaran bahasa Arab.

Jadi, organisasi media memang harus berubah dan beradaptasi. Dan itulah yang dilakukan BBC News Indonesia. Berat memang karena dalam perjalanannya BBC dan awaknya seakan menjadi saksi dan sekaligus mendokumentasikan perjalanan sejarah. Dari pemilu pertama 1955, insiden 1965, tonggak awal Orde Baru pada 1966, lahirnya era Reformasi 1998, hingga upaya mendamaikan Aceh yang berliku pada 2005.

BBC News Indonesia melakukan penelusuran di Belanda untuk melacak skandal adopsi anak-anak Indonesia oleh para orang tua di negara tersebut yang diyakini tidak dengan prosedur yang benar. BBC secara dekat mengikuti pertemuan-pertemuan rahasia antara pemerintah RI dan delegasi GAM di Finlandia.

Pada 2019-2020 selama beberapa bulan BBC mengikuti kasus dan persidangan perkosaan terbesar dalam sejarah Inggris yang dilakukan warga Indonesia di Manchester Reiyhard Sinaga, yang korbannya diperkirakan sekitar 200 orang. BBC beberapa kali terbang ke Afrika Barat untuk masuk dan membongkar sindikat penyelundup yang menjual simpanse ke Asia Timur. BBC menjadi satu dari sedikit media yang rutin menghadirkan wawancara-wawancara eksklusif dari turnamen badminton tertua di dunia All England di Birmingham.

Adaptasi sudah dimulai BBC sejak beberapa tahun lalu. Konten radio diperpendek sementara liputan-liputan khusus dalam format video diperbanyak porsinya. Suara tidak lagi menjadi andalan.

BBC News Indonesia hadir di layanan podcast (Spotify, Apple, Google), YouTube, Facebook, Twitter, dan Facebook. Platform ini digenjot potensinya dan dimaksimalkan untuk menjangkau audiens. TikTok? Tinggal menunggu waktu.

Di situlah audiens berada. Mereka tidak lagi duduk manis di teras depan mendengarkan radio sambil menikmati kudapan selepas Isya.

Mereka ada di mana-mana. Di kampus, di kafe, di dalam taksi, di stasiun, di gerbong KRL, bahkan ketika jam istirahat sekolah… Perangkat utamanya bukan lagi radio transistor tiga gelombang, tetapi gawai bernama telepon genggam pintar yang ada di kantung jutaan atau miliaran orang.

Sebagai wartawan BBC News Indonesia, tentu ada perasaan sedih. Saya seperti melepas sahabat yang pergi selamanya. Saya akan merindukan aktivitas sebagai penyiar di studio, merindukan dikejar-kejar tenggat karena harus siaran pukul 18.00, 20.00 atau 05.00 WIB.

Namun saya juga sadar bahwa yang berubah hanyalah medium untuk menjangkau audiens. Kami akan tetap membuat produk informasi dengan proses dan verifikasi yang seperti dulu. Kami tidak ada lagi di gelombang udara. Kami ada di gawai di kantung saku Anda.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya