Berita

DEEP Indonesia daftar pemantau pemilu ke Bawaslu RI/RMOL

Politik

Kawal Pemilu 2024, DEEP Daftar Pemantau ke Bawaslu

SENIN, 02 JANUARI 2023 | 19:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam rangka memastikan seluruh tahapan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang berjalan demokratis, Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) melakukan pendaftaran ke Bawaslu Republik Indonesia. DEEP mendaftar untuk menjadi pemantau Pemilu tahun 2024 mendatang.

Direktur DEEP, Neni Nur Hayati menjelaskan bahwa pihaknya sebagai organisasi masyarakat sipil yang memiliki fokus mengawal isu-isu kepemiluan, demokrasi dan politik menyadari bahwa lembaganya harus menghargai konstitusi yang telah ditetapkan dan partisipasi konkret warga negara. Tujuannya, untuk mengawal demokrasi yang konstitusional.

Neni menguraikan bahwa langkah mendaftar sebagai pemantau pemilu menjadi ikhtiar untuk menciptakan politik yang sehat dan memastikan proses penyelenggaraan pemilu 2024 berlangsung bebas, adil, demokratis berkualitas dan berintegritas.


“Terlebih, di tahun 2023 akan menapaki perjalanan tahun politik, dimana tahapan penyelengaraan pemilu 2024 menghadapi tahapan krusial mulai dari pemutakhiran daftar pemilih, calon perseorangan DPD, penataan dapil, logistik, tahapan kampanye yang menjadi sangat sempit," jelas Neni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/1).

Apalagi, ulas Neni, pemilu 2024 dihadapkan pada proses pencalonan presiden dan wakil presiden 2024 yang akan berlangsung pada pertengahan Oktober. Ia mencatat, asyarakat akan dihadapkan pada beragam dinamika politik yang kompleks.

DEEP Indonesia akan fokus melakukan pemantauan di tahapan kampanye seperti netralitas ASN dan kepala desa, hoax, misinformasi disinformasi dan politik uang. Selain itu, pihaknya akan mengawal dana kampanye yang kerapkali menjadi potensi rawan pelanggaran seperti yang terjadi di pemilu 2019.

"Adapun wilayah pemantauan di 10 provinsi dan 35 kabupaten/kota. Relawan yang tergabung di DEEP merupakan alumni sekolah kepemiluan dan demokrasi, mahasiswi, keterwakilan organisasi perempuan dan pemilih pemula," pungkas Neni.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya