Berita

kolase Sandiaga Uno, Happy Hapsoro, Erick Thohir/Net

Bisnis

BERITA SAHAM

Tutup Tahun 2022, Emiten “Merah” Unggul Dibanding Emiten Figur Politik Lain

SENIN, 02 JANUARI 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Potret kinerja saham-saham berkaitan figur politik menarik dicermati di saat memasuki fase pencalonan presiden dan waki presiden hingga pencalonan legislatif pada tahun ini.

Ada beberapa figur pebisnis yang selama ini dikaitkan dengan dunia politik, seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, Happy Hapsoro, Arsjad Rasjid, Luhut Panjaitan, hingga Hary Tanoesoedibjo.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Agus Herta Sumarto berpendapat, dinamika pergerakan harga saham berafiliasi politik di tahun 2022 lebih condong karena figur kedeketan dengan lingkaran penguasa.


"Pada tahun 2022 saya kira tidak begitu banyak aksi korporasi di sektor riil yang dapat meningkatkan nilai fundamental perusahaan mereka. Sebagian besar pergerakan harga saham yang berafiliasi politik lebih diakibatkan sentimen pelaku pasar terhadap kedekatan mereka ke lingkaran penguasa," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/1).

Di tahun 2023 yang sudah mendekati Pemilu, Agus menilai para investor akan lebih berhati-hati dan condong memilih saham tak terafiliasi politik yang lebih aman.

"Pada tahun 2023, risiko jenis-jenis emiten berafiliasi politik akan lebih besar. Investor mungkin akan jauh lebih berhati-hati dan akan lebih memilih saham-saham netral yang tidak berafiliasi politik dan pergerakan harga sahamnya murni dipengaruhi kinerja perusahaan," sambung Agus.

Namun demikian, tidak dipungkisi bahwa saham yang terafiliasi dengan lingkaran politik masih akan menjadi bidikan para trader jangka pendek. Trader jangka pendek menganggap volatilitas harga saham tersebut akan tinggi dan memberikan keuntungan besar.

Dipantau dari kelompok bisnis yang selama ini dikaitkan dengan politik, saham RAJA milik suami Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Happy Hapsoro memimpin kinerja dengan kenaikan +480.5%. Diikuti oleh SINI (+229.8%) dan PSKT (+32%).

Sementara kelompok bisnis Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga kinerja terbaik emitennya selama 2022 dipimpin oleh ADRO (+85.9%) lalu diikuti oleh AGII (+28%) dan MPMX (+12%).

Kemudian kelompok bisnis Menteri BUMN, Erick Thohir yang disebut berpotensi untuk menjadi Cawapres di 2024, kinerja emitennya turun selama 2022: MARI (-72.9%) lalu ABBA (-46.2%).

"Kalau melihat hari terakhir perdagangan di tahun 2022, 30 Desember 2022, kinerja emiten-emitan figur-figur tersebut tetap dipimpin oleh figur 'Merah', SINI (+24.86%), RAJA (+11.17%) dan CHEM (+4.61%)," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya