Berita

Mantan Kepala Badan Keamanan Publik Arab Saudi Kolonel Jenderal Khaled bin Qarar Al-Harbi/Net

Politik

Mantan Kepala Keamanan Saudi DIkabarkan Dijatuhi Hukuman 25 tahun Atas Tuduhan Korupsi

RABU, 28 DESEMBER 2022 | 21:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mantan Kepala Badan Keamanan Publik Arab Saudi Kolonel Jenderal Khaled bin Qarar Al-Harbi dikabarkan telah dijatuhi hukuman penjara 25 tahun atas tuduhan korupsi pada tahun lalu.

Hal ini diungkapkan oleh kelompok hak asasi manusia (HAM), Prisoners of Conscience yang sering mengikuti pemberitaan tentang tahanan Saudi dalam cuitannya di Twitter.

"Dikonfirmasi kepada kami bahwa mantan Direktur Keamanan Publik, Kolonel Jenderal Khaled bin Qarar Al-Harbi dijatuhi hukuman 25 tahun penjara, setelah dia diselidiki pada 7 September 2021," tulis kelompok HAM @m3takl_en di Twitter.


Namun, otoritas Arab Saudi sampai saat ini belum mengeluarkan pernyataan apapun atau klarifikasi terkait cuitan kelompok hak asasi tersebut di Twitter.

Seperti dimuat New Arab pada Rabu (28/12), dahulu Al-Harbi pernah menjabat sebagai Direktur Keamanan Publik sejak Desember 2018.

Akan tetapi, pada September 2021 lalu, ia dipecat dari jabatannya, atas dekrit yang dikeluarkan oleh Raja Salman bin Abdul Aziz karena ia tersandung kasus korupsi.

Menurut Saudi Press Agency (SPA), Al-Harbi dengan sengaja telah menyita uang publik untuk keuntungan pribadinya, serta melakukan berbagai pemalsuan, penyuapan, hingga penyalahgunaan kekuasaan.

Atas perbuatannya tersebut, mantan kepala badan keamanan ini dikabarkan akan mendekam di penjara selama 25 tahun lamanya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya